Perjalanan yang Menyelamatkan

Yohanes 3:13-17

Belum ada komentar 65 Views

Sebab, Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Dia. (Yoh. 3:17)

Ani terjerat dalam pergaulan yang buruk dan terlibat masalah hukum. Ani merasa terjebak dan tidak tahu arah. Namun Ani sangat bersyukur bertemu dengan Budi, seorang pekerja sosial yang penuh empati. Dengan dukungan Budi yang tidak menghakimi Ani dan dengan kesabaran yang dimilikinya, Budi berhasil membimbing Ani untuk mengupayakan perubahan hidup. Motivasi, dukungan, dan proses rehabilitasi diterima Ani dengan sukacita. Kini kehidupan yang ditempuh Ani menjadi jauh lebih baik ketimbang kehidupannya yang lama.

Identitas Yesus sebagai Anak Allah tidak perlu disangsikan lagi. Namun penginjil Yohanes menegaskan bahwa Yesus juga menyebut diri-Nya sebagai Anak Manusia. Artinya, melalui kehadiran dan karya diri-Nya, manusia mendapat akses untuk mengalami kedamaian surgawi. Dengan percaya kepada Yesus, manusia mengalami kesempatan baru dari Allah. Hidup tidak lagi dihakimi karena dosa yang telah lalu. Melalui Yesus, setiap orang yang percaya mendapatkan jalan keselamatan karena kasih Allah.

Kuasa kasih Tuhan Yesus sedang membimbing hidup kita untuk menempuh jalan baru yang sudah dibuka dan dipimpin- Nya. Kesempatan baru diberikan oleh Tuhan tanpa mengingat lagi kesalahan dan kegagalan yang sudah kita akui kepada-Nya. Maka marilah terus menyusuri jalan kasih dengan sukacita. Jangan kecil hati untuk melakukan langkah perubahan dalam hidup dengan segera. Sebab kita selamat dan sedang diubahkan-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah aku mau menerima kasih Allah yang besar melalui Yesus Kristus yang memberikan jalan baru yang menyelamatkan hidupku?

Ayat Pendukung: Bil. 21:4b-9 ; Mzm. 78:1-2, 34-38; 1 Kor. 1:18-24; Yoh. 3:13-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...