Perempuan Samaria

Yohanes 4:5-42

Belum ada komentar 333 Views

“Berilah Aku minum.” (Yoh. 4:7)

Seorang perempuan Samaria berada di sumur siang hari bolong; waktu yang tidak biasa untuk mengambil air. Mungkin saja perempuan ini menghindar dari cibiran orang; ia tidak mau mendengar kehidupannya yang kelam menjadi bahan gosip di sumur itu. Saat itulah Yesus menjumpai dia.

Tentu saja Yesus mengenal betapa dalamnya gambaran negatif perempuan ini tentang dirinya sendiri. Yesus menjumpainya tidak untuk mengadili dan menghukumnya. Dia juga tidak meninggikan diri atau memberikan nasihat-nasihat moral kepadanya. Namun, Ia datang kepada perempuan itu sebagai pengemis yang letih, haus, lalu minta tolong agar perempuan itu melakukan sesuatu bagi diri-Nya. Ia mulai berdialog dan menciptakan relasi. Perempuan itu sudah kehilangan sepenuhnya kepercayaan akan kebaikan dirinya. Namun, Yesus memercayainya. Dengan memercayai perempuan itu, Yesus mengangkat dia, mengembalikan kepercayaan dan harga dirinya.

Yesus menunjukkan kepada kita cara mendekati orang terluka dan hancur hidupnya: tidak sebagai orang yang merasa diri lebih tinggi, tetapi dengan rendah hati, sebagai seorang pengemis! Nah, bagaimana sikap kita, sudahkah belajar dari Yesus? Orang-orang yang sudah malu terhadap dirinya sendiri, tidak membutuhkan orang lain yang akan membuat mereka merasa lebih malu lagi. Mereka membutuhkan orang yang dapat memberikan pengharapan dan menghargai mereka! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Merasa diri lebih baik dan menghakimi orang lain bukanlah perilaku murid Yesus.

Ayat Pendukung: Kel. 17:1-7; Mzm. 95; Rm. 5:1-11; Yoh. 4:5-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...