Percaya pada Hikmat Tuhan, bukan pada Perasaan Anda

Belum ada komentar 632 Views

Bacaan Hari ini:

Amsal 3: 5-7 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;”

Pernahkah Anda merasa ada sesuatu yang sangat, sangat benar, tapi kemudian ketika Anda sadar, itu ternyata sangat, sangat salah?

Perasaan bisa berbohong. Itu membohongi Anda sepanjang waktu!

Ada sebuah lagu lama yang berbunyi, “Bagaimana ini bisa salah kalau kelihatannya begitu benar?”

Apakah Anda bercanda?

Ada banyak hal salah yang terasa begitu benar.

Misalnya, setelah enam bulan menjalin suatu hubungan, Anda bertanya-tanya, “Kok bisa? Apa yang saya pikirkan?”

Baru beberapa minggu Anda bekerja, Anda berpikir, “Bagaimana bisa saya terjebak di tempat ini?”

Suatu keputusan cepat yang tampaknya tidak berbahaya bisa membuat Anda terluka dan ketakutan bertahun-tahun kemudian.

Jika Anda ingin lebih sedikit jalan buntu dan kegagalan dalam hidup Anda, maka Anda perlu mendengar apa yang dikatakan Amsal 3: 5-7: “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;”

Jika Anda benar-benar ingin berkat Tuhan dalam hidup Anda, maka Anda harus bergantung pada hikmat Tuhan dan bukan pada apa yang dikatakan oleh perasaan Anda atau apa yang dikatakan oleh insting Anda.

Lalu, bagaimana Anda mendapatkan hikmat Tuhan?

Berdoalah. Berbicaralah kepada Tuhan, dan biarkan Dia berbicara kepada Anda melalui Alkitab. Itulah cara Anda mendapatkan hikmat Tuhan.

Alkitab berkata dalam Yakobus 1: 5, “Tapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–, maka hal itu akan diberikan kepadanya.”

Tuhan tidak ingin Anda membuat kesalahan bodoh. Dia tidak ingin Anda berada di jalan buntu atau mengalami kegagalan demi kegagalan dalam hidup. Tuhan ingin Anda berhasil. Dia ingin Anda membuat keputusan yang bijak dengan waktu dan uang Anda serta hubungan Anda.

Bukan Anda yang menunggu Dia. Dia yang sedang menunggu Anda!

Tuhan berkata, “Hei! Aku ada di sini. Aku akan memberimu hikmat, dan Aku akan memberikannya dengan murah hati. Aku tidak akan membencimu. Aku ingin membuatmu bijak. Kau hanya perlu memintanya.”

Jika Anda ingin diberkati, Anda harus mendapatkan hikmat dari Tuhan. Dan jika Anda menginginkan hikmat Tuhan, Anda harus memahami Firman Tuhan.

Renungkan hal ini:

  • Pikirkan satu waktu dalam hidup Anda ketika Anda bergantung pada perasaan Anda untuk membuat satu keputusan besar. Bagaimana hasilnya?
  • Bagaimana Tuhan berbicara kepada Anda? Bagaimana Anda tahu Dia sedang berbicara kepada Anda?
  • Mengapa penting untuk menghabiskan waktu bersama Tuhan setiap hari jika Anda ingin mengetahui rancangan-Nya untuk hidup Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :

Ayub 32-33; Kisah Para Rasul 14

Percayalah pada Tuhan, dan bukan pada pemahaman Anda sendiri.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Lupa RECHARGE
    Yosua 8:30-35
    Sesudah itu, Yosua membacakan seluruh perkataan hukum, baik berkat maupun kutuk, tepat seperti yang tertulis dalam kitab Taurat itu....
  • Ceritakan Siapa Allah
    Mazmur 78:1-7
    … tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian, karya-karya TUHAN yang masyhur dan kekuatan-Nya, perbuatan-perbuatan ajaib yang telah...
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...