Perbuatan Allah Di Masa Lampau

Mazmur 77

Belum ada komentar 462 Views

Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala (Mzm. 77:12)

Setiap orang memiliki pergumulan dalam hidupnya. Kadang hanya pergumulan ringan, tetapi ada kalanya mengalami pergumulan berat dan menyesakkan. Dalam kesesakan kadang kita bertanya, “Di mana Allah? Mengapa Ia tidak bersegera menolong kita?”

Ketika menghadapi pergumulan yang berat, sama seperti kita, pemazmur pun berseru kepada Allah. Tangannya terus terulur meminta pertolongan Tuhan. Namun, pemazmur mengalami dan merasa seolah-olah Allah diam dan tidak menolongnya. Hatinya pun bertanya, “Apakah Tuhan marah?” “Apakah Tuhan tidak lagi mengasihi dan mengasihani dia?” dan “Apakah Tuhan sudah berubah?” Tetapi kemudian, pemazmur menyadari bahwa berkeluh kesah, mempertanyakan kehadiran Tuhan, sama sekali tidak dapat menolongnya dalam menghadapi pergumulan.

Sebaliknya, ketika pemazmur berusaha untuk mengingat pekerjaan-pekerjaan Allah di masa lampau, ia merasa bahwa ingatan itu sangat menolong dan menguatkan dia. Ingatan akan pekerjaan Allah di masa lampau mengajarkan pemazmur bahwa Tuhan Allah adalah Allah yang mengasihi umat-Nya dan setia menuntun mereka dalam segala situasi yang harus dihadapi. Itu sebabnya, di akhir Mazmur yang ditulisnya ini, ia menyatakan kerinduannya untuk terus mengingat pekerjaan- pekerjaan Allah. Jalan Allah memang tidak mudah untuk dimengerti, tetapi Allah yang berjalan bersama kita adalah setia, Ia akan menuntun kita! [Pdt. Lie Nah]

DOA:
Bapa, sungguh nyata perbuatan-Mu di masa lampau. Tolonglah kami untuk terus percaya pada tuntunan dan pemeliharaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 77; Ayb. 5:8-27; 1Pet. 3:18-18a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....