Penurut-penurut Allah

Efesus 4:17-5:1

Belum ada komentar 211 Views

Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah … dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. (Ef. 5:1-2)

Karya penebusan Kristus merupakan pendamaian Allah dengan umat manusia. Makna penumpahan darah kurban mengingatkan umat bahwa setiap dosa pada hakikatnya membawa kematian. Melalui kematian Kristus di atas salib, umat yang seharusnya menerima hukuman Allah dibebaskan dan diselamatkan. Namun, dalam realita hidup, kita sering gagal memelihara anugerah keselamatan Allah.

Kegagalan untuk taat ini sering disebabkan oleh suatu anggapan yang salah bahwa karya penebusan Kristus tetap menjamin diri kita, apa pun sikap dan perilaku kita. Seakan-akan kita tetap selamat walaupun kita hidup dalam percabulan, keserakahan, dan rupa-rupa kecemaran (Ef. 5:3). Karya penebusan Kristus hanya akan membarui apabila umat memberi respons iman sebagai penurut-penurut Allah. Makna “penurut-penurut Allah” (mimetai tou Theou) menunjuk pada sikap mengikuti dan meniru tindakan Allah.

Semakin kita menghargai karya penebusan Kristus sebagai yang paling mulia, hidup kita akan diubahkan. Hidup kita akan dipenuhi oleh kasih Allah sehingga kita tidak lagi menaati firman Tuhan sekadar suatu kewajiban. Ketaatan kepada firman Tuhan sungguh-sungguh akan menjadi ekspresi roh dan kepribadian kita. Ketaatan kepada Tuhan menjadi suatu sukacita dan kegembiraan. Di dalam anugerah Kristus, kita dimampukan untuk menjadi penurut-penurut Allah, sebab Roh Kudus yang memampukan kita. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Kita diberi anugerah menjadi “penurut-penurut Allah” agar bebas dalam kemurnian hati.

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Dan. 2:1-19; Ef. 4:17 – 5:1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...