Pengendalian Diri

Amsal 23:1-11

Belum ada komentar 99 Views

Ketika engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di depanmu… Jangan mengingini makanannya yang lezat, itu adalah hidangan yang menipu. (Amsal 23:1, 3)

Seorang pejabat negara hidup dengan berbagai fasilitas yang melekat, seperti rumah, kendaraan, dan beragam tunjangan. Tidak jarang, kehidupan seorang pejabat tampak glamor dan penuh kemewahan. Sayangnya, ada saja orang-orang yang merasa iri terhadap kehidupan tersebut. Mereka ingin memiliki fasilitas atau gaya hidup layaknya seorang pejabat. Akhirnya, berbagai cara dilakukan untuk menyamai gaya hidup sang pejabat.

Penulis Amsal dalam bacaan kita hari ini bersikap realistis. Mungkin saja kita terpesona akan kehidupan seorang pejabat. Saat mencermati kehidupan seorang pejabat, kita perlu berhati-hati dan memiliki pengendalian diri. Penulis Amsal mengingatkan agar kita tidak mengingini apa yang tampak dari sang pejabat. Tidak semua yang terlihat indah dan lezat di permukaan membawa kebaikan. Justru sebaliknya, hal-hal tersebut dapat menjebak kita dalam keserakahan.

Hidup dalam kekuasaan dan kemewahan memang tampak menyenangkan, membuat kita didekati banyak orang, bahkan membuat hidup terasa berarti dan seolah-olah dibutuhkan oleh banyak orang. Akan tetapi, apa yang kita anggap menyenangkan itu bisa menipu dan menjatuhkan kita. Oleh karena itu, kita perlu hikmat Tuhan agar dapat mengendalikan diri. Hasrat untuk memiliki sesuatu yang bukan hak kita hanya akan menjerumuskan ke dalam keserakahan dan ketidakpuasan. Hidup semacam itu tidak akan membawa kebahagiaan. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Manusia perlu hikmat untuk mengenali godaan yang menghampirinya dan mengambil keputusan untuk menjauhkan diri darinya.

Ayat Pendukung: Ams. 23:1-11; Mzm. 49:1-12; Rm. 11:33-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...