Pengakuan Pribadi

Matius 16:13-20

Belum ada komentar 20 Views

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: ”Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat. 16:15)

Tidak dapat dimungkiri bahwa terkadang pendapat kita dipengaruhi oleh pandangan orang lain yang ada di sekitar kita. Pengaruh itu terlihat ketika kita mendengar berita dari orang lain maka kata pertama yang biasanya muncul dalam percakapan, ialah “katanya …” atau “saya dengar ….” Tentunya pendapat yang muncul berdasarkan pandangan orang lain dan bukan karena hasil pemikiran sendiri agak sulit untuk dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Yesus mengetahui bahwa para murid sering berada di antara orang banyak dan mendengar percakapan orang tentang diri-Nya. Maka, Ia ingin tahu apa saja yang telah didengar oleh para murid tentang diri-Nya. Tetapi, bukan hanya itu, Yesus juga ingin mendengar apa pendapat para murid tentang diri-Nya. Ini tentu bukan karena Yesus tidak mengetahui pikiran para murid, tetapi Ia ingin mendengar pengakuan mereka. Yesus bertanya, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Pengakuan pribadi yang muncul atas pengenalan pribadi terhadap Yesus, tentu berbeda dengan perkataan orang lain. Petrus menunjukkan pengenalan pribadinya terhadap Yesus, ia berkata: ”Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

Apakah kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan dan mengakui-Nya secara pribadi? Apakah pengakuan kita lahir dari pengenalan pribadi atau karena mendengar kata orang? Kiranya kita dimampukan untuk semakin mengenal Dia dan mengakui-Nya dalam hidup sehari-hari. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Kami ingin mengenal Engkau secara pribadi sehingga iman kami terus bertumbuh di dalam-Mu.

Ayat Pendukung: Kel. 1:8-2:10; Mzm. 124; Rm. 12:1-8; Mat. 16:13-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...