Pendetaku

Mazmur 103:1-14

Belum ada komentar 28 Views

Kehadiran pendeta dalam perjalanan panjang sejarah gereja, menimbulkan banyak kesan baik positif maupun negatif. Ada umat yang memandang pendeta begitu tinggi, ada umat yang menganggap pendeta adalah karyawan, yang lain memandang pendeta sebagai sahabat, sparing partner, orang tua, bahkan anak. Kesan baik atau buruk dan anggapan-anggapan itu di atas hadir dalam ruang relasi. Mau tidak mau, pendeta hadir dalam hidup gereja dan umat Allah.

Dalam perjalanan paling tidak ditemui tiga jenis pendeta. Pertama pendeta yang akrab dengan umat. Sering kali umat menjulukinya baik dan bijak. Kedua, tegas dan disiplin terhadap doktrin dan aturan. Seringkali umat menjulukinya penjaga aturan. Dan yang ketiga, terpelajar dan lebih memerhatikan studinya. Ketiga jenis ini terkadang membuat seorang pendeta terasa lebih melekat pada seorang atau sekelompok orang dalam gereja ketimbang pendeta lainnya. Memang, ketiga jenis ini sangat diperlukan dan tidak bisa diabaikan keberadaannya satu dengan yg lain.

Hari ini adalah khotbah terakhir di masa aktifnya dari pendeta kita, Pdt. Rudianto. Pdt. Rudianto sudah melayani begitu lama. Ia akan memasuki masa emeritus. Ia tetap adalah pendeta kita meski sudah emeritus. Tugas pelayanan firman, sakramen, dan pastoral tetap melekat sepanjang hayat meskipun ia tidak lagi perlu mengikuti rapat-rapat (kecuali diundang sebagai undangan atau nara sumber).

Pdt. Rudi begitu melekat dalam hati kita. Kelebihan sekaligus kekurangannya mewarnai relasi kita dengannya. Allah sungguh amat baik mengutus anak-Nya menjadi gembala bagi umat-Nya di GKI Pondok Indah.

Kita punya 10.000 alasan untuk bersyukur pada Tuhan atas kehadiran pak Rudi di tengah kita. Bagi saya, penulis, pak Rudi mewarnai banyak persimpangan jalan yg harus saya pilih. Ribuan perjumpaan mengukuhkannya untuk kusebut Bapak dan juga sahabat. Marilah umat Tuhan, kita mensyukuri kehadiran Allah dalam pelayanan Pdt. Rudi. Temukan dan nyatakanlah syukurmu itu.

(BA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • memilih hidup
    Memilih Hidup
    Ulangan 30:15-20; Mazmur 119:1-8; 1 Korintus 3:1-9; Matius 5:21-37
    ‘Apa iya ada orang yang tidak memilih kehidupan?’ lazimnya semua orang memilih kehidupan, bukan? Betul, semua orang ingin hidup...
  • #HidupMengenalAllah #BahagiaDalamYesus
    Mikha 6:1-8; Mazmur 15; 1 Korintus 1:18-31; Matius 5:1-12
    Bahagia bagi sebagian orang ditentukan dari apa yang dia peroleh. Seorang pelari bahagia ketika ia mencapai targetnya. Marketer bahagia...
  • apakah
    Apakah yang Kamu Cari?
    Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:2-12;1 Korintus 1:1-9; Yohanes 1:29-42
    Injil Yohanes diawali dengan dua tema yang saling berkaitan: identitas Yesus dan makna dari pemuridan. “Lihatlah Anak domba Allah!”...
  • Cinta-Nya
Kegiatan