Penderitaan

Matius 23:37—24:14

Belum ada komentar 111 Views

“Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.” (Mat. 24:13)

Penderitaan, sakit, peperangan, perseteruan, penolakan, dan lain-lain mewarnai kehidupan umat Allah sedari dahulu sampai saat ini. Menjadi pasif, bukanlah sikap pengikut Kristus. Kehilangan harapan, bukanlah respons Kristiani. Pendeta Dietrich Bonhoeffer pernah menulis, “Penderitaan telah membuat manusia menjadi dewasa … penderitaan adalah materai bagi murid yang tulen … dan ketaatan itu akan membawa para murid pada salib … Mengikuti Kristus berarti ambil bagian secara sukarela pada penderitaan Kristus sampai akhir dan secara penuh.”

Yesus memperingatkan para murid mengenai penderitaan yang akan mereka alami. Penderitaan itu menuntut kesabaran dan kesetiaan (sampai pada kesudahannya). Berat, namun tidak boleh menyerah. Injil tidak boleh berhenti diberitakan. Kabar Kerajaan Allah harus terus disebar, meskipun mengalami penderitaan. Karya kasih, pendamaian, memperjuangkan keadilan dan kebenaran tak boleh hilang dari semangat para murid. Yesus mengetahui jalan hidup yang akan dihadapi murid-murid-Nya. Karena itu, Ia mengingatkan mereka untuk bertahan, sabar dan setia menghadapinya.

Murid-murid Kristus bukanlah orang yang mudah menyerah saat menghadapi pergumulan. Penderitaan atau pergumulan bisa datang silih berganti, namun yang penting adalah Allah dapat diandalkan untuk melewati semua itu. Penderitaan yang kita terima sebagai murid Kristus tak seberapa dari yang Ia pikul. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Apa makna iman dari salib yang Anda pikul sebagai murid Kristus?

Ayat Pendukung: Mzm. 141; Yeh. 43:1-12; Mat. 23:37—24:14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...