Pencuri

Habakuk 2:5-11

Belum ada komentar 15 Views

Celakalah orang yang menggaruk bagi dirinya apa yang bukan miliknya – berapa lama lagi? – dan yang memuati dirinya dengan barang gadaian. (Hab. 2:6)

Gang Damai yang biasanya tenang  menjadi  ramai,  karena  ada pencuri motor yang tertangkap dan dihakimi oleh massa. Amarah yang tidak terbendung menghasilkan tindakan main hakim sendiri. Pencuri yang tertangkap menjadi bulan-bulanan warga. Tidak ada seorang pun yang menyukai pencuri, sebab pencuri mengambil yang bukan haknya.

 

Nabi Habakuk mengutuk Babel yang diibaratkan sebagai pencuri, “Celakalah orang yang menggaruk bagi dirinya apa yang bukan miliknya ….” Dengan nubuat ini, nabi Habakuk menyatakan bahwa bangsa Babel akan mendapat penghukuman atas perbuatannya merampas hak orang lain. Nubuat ini sekaligus menyampaikan kutukan atau hukuman atas orang-orang yang tidak lurus hatinya, yang merampas milik orang lain.

 

Orang-orang yang bertindak seperti  Babel terdapat juga  di masa kini. Mereka mengambil yang bukan miliknya dengan mengatasnamakan lembaga,  namun sesungguhnya untuk kepentingannya sendiri. Segala cara dilakukan untuk memuaskan keinginannya, termasuk dengan cara merampas dan mencuri hak orang lain. Kepada orang-orang demikian, Habakuk mengingatkan untuk bersiap menerima hukuman, sebab Tuhan tidak tinggal diam. Babel mendapat hukuman Tuhan karena merampasi orang lain. Jangan sampai kita juga demikian. Syukurilah apa yang kita miliki. Jangan mengambil atau mencuri milik orang lain, agar kita tidak mendapatkan hukuman karenanya. (Pdt. Henni Herlina)

 

DOA:

Ajar kami Tuhan untuk selalu bersyukur dengan apa yang kami miliki, karena semuanya berasal dari-Mu. Amin.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...