Pegang Selalu Lentera Iman

Ibrani 10:32-39

Belum ada komentar 48 Views

Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. (Ibr.10:35)

Saat listrik padam, tanpa adanya cahaya maka dengan segera kita akan mengalami disorientasi. Sebab, kita tidak tahu posisi persis kita dan arah langkah yang hendak kita tempuh. Jika dipaksakan berjalan dalam gelap, risiko mendapat celaka amat besar. Namun begitu cahaya hadir, dengan segera kita dapat mengenali arah yang jelas untuk kita melangkah.

Penulis surat Ibrani dengan jujur menyatakan bahwa mengikut Kristus tidak mudah. Seperti berjalan melawan arus, setiap orang percaya akan berhadapan dengan pengalaman hidup yang menantang iman. Jika tidak kuat dan menyerah, iman dapat terhempas dan terlepas. Hidup malah kembali ke dalam keadaan yang lebih buruk. Oleh sebab itu, arah pandangan iman harus selalu tertuju pada Kristus yang akan datang kembali dengan kemenangan-Nya. Dengan demikian, iman harus selalu menjadi pegangan dalam hidup, bukan keputusasaan.

Memelihara memang jauh lebih sulit ketimbang mendapatkan dan menerima sesuatu. Bagaimana caranya supaya semangat memelihara iman tetap ada? Lihatlah iman sebagai lentera yang kita butuhkan dalam perjalanan hidup yang tidak selalu terang. Tanpa cahaya iman, kita semakin tersesat untuk mengenali ada di mana kita dan mau ke mana kita melangkah. Tetapi dengan lentera iman, kita tetap waspada untuk meniti jalan yang benar menuju kepada kelegaan dan kedamaian hidup yang dianugerahkan Allah. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah lentera iman tetap ada dalam genggaman kita saat menghadapi keadaan hidup yang tidak mudah?

Ayat Pendukung: Mzm. 13; Dan. 8:15-27; Ibr. 10:32-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...