Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain

Lukas 10:25-37

Belum ada komentar 291 Views

Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku) yang Yesus tanya terbuka, maukah engkau jadi sesamanya? Ada kebutuhan, ada yang harus ditolong…mau tidak jadi sesamanya? (siapapun dia dan siapapun dirimu).

Tetapi ini bukan sekedar soal keterbukaan. Ada budaya partisipatif dari si orang Samaria, sementara para rohaniawan justru cuek-bebek. Ngeri ya kalau yang rohani seperti itu. Si orang Samaria bukan saja mengambil inisiatif untuk menolong tetapi juga mencari solusi dengan membawa yang terluka ke tempat penginapan. Ia sungguh menjadi sahabat ketika para rohaniawan justru tidak bersahabat.

Bukankah kata ‘hidup’ layak disematkan pada si orang Samaria, dan bukankah kata ‘mati’ layak disematkan pada perilaku si rohaniawan. Kok bisa ya melihat orang terluka diam saja…sudah matikah nuraninya? Jadi si orang Samaria itu sudah menerapkan: HIDUP, TERBUKA, PARTISIPATIF dalam rangka KEPEDULIAANNYA pada orang yang terluka di pinggir jalan.

Sebagai anak Tuhan sudah seharusnya kita PEDULI pada yang membutuhkan, bukan sekedar menyanyi: ‘Allah peduli’. Budaya peduli harus menjadi budaya setiap anggota gereja. Tetapi bisakah kita peduli jika tertutup dan tidak mau berpartisipasi? Dan jika kita tidak peduli berarti kita tidak hidup tetapi mati!

Wow…nampaknya: HIDUP, TERBUKA, PARTISIPATIF DAN PEDULI harus menjadi budaya kita dalam hidup keseharian. Dengan cara itu Allah hadir melalui hidup kita, kasih dan anugerahNya dirasakan oleh setiap orang di sekitar kita. Mari kita bawa cinta Tuhan pada sesama melalui budaya: HIDUP, TERBUKA, PARTISIPATIF, PEDULI.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan