Peduli = Berbagi

Peduli = Berbagi

1 Raja-raja 17:7-18

Belum ada komentar 40 Views

Seorang lapar memberi makanannya kepada orang lapar yang lain. Julukan yang tepat bagi janda di Sarfat yang sedang mengalami tekanan ekonomi pada masa paceklik dan kekeringan. Mungkin bagi kebanyakan orang inilah masa yang sulit untuk peduli dan berbagi. Diri sendiri saja sulit ditolong apalagi mau menolong orang lain.

Kehadiran Elia meminta roti kepada sang janda sepertinya kurang tepat, mengingat status janda sangat lemah dalam konteks masyarakat Israel. Seharusnya Elia yang memberi bukan menunggu diberi. Tetapi disini kualitas iman seseorang kaya atau miskin diuji. Bukan sekedar berbicara tentang kepedulian tetapi bagaimana aplikasi dalam berbagi. Bukan persoalan berkelebihan tapi bagaimana dapat berbagi meskipun dalam kekurangan. Seperti janda Sarfat berani melepaskan makan sehari dan persediaan terakhir kepada orang asing yang baru dikenal.

Tentu kita bertanya, hal apa yang membuat janda Sarfat begitu bertekad juga nekad ?. Janji Tuhan dalam ayat 14 :”… Tepung dalam tempayan tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli tidak akan berkurang…”.

Lewat kisah ini, kita belajar peduli dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Karena sikap peduli terhadap orang lain sebenarnya ditujukan kepada diri sendiri. Karena dalam hal memberi kita tak akan kekurangan. Bukankah Tuhan adalah sumber segala hal yang kita perlukan. Seperti janda Sarfat bisa berbagi dalam kekurangannya, bagaimana kita yang berkelebihan ?”

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...