Olah Diri

Yudas 5-21

Belum ada komentar 2 Views

Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah …. (Yud. 21)

Men sana in corpore sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Peribahasa Latin ini sering kita kita dengar di pusat kebugaran tubuh, atau saat kita melihat produk-produk makanan kesehatan dan di seminar-seminar tentang kesehatan dan hidup yang berkualitas. Kita diajak mengolah tubuh begitu rupa, karena olahan itu akan berdampak pada jiwa kita. Apakah cukup dengan mengelola tubuh saja, maka jiwa kita menjadi kuat?

Gereja-gereja perdana pada saat itu dikelilingi oleh banyak ajaran dan dari ajaran-ajaran itu ada yang menjauhkan umat dari kebenaran Kristus. Umat dihasut dengan paham manusia boleh hidup sesuka hati dan melakukan yang tak bermoral, sebab Allah Mahabaik maka Ia akan mengampuni. Anugerah pengampunan dianggap sebagai sesuatu yang murahan. Yudas mengingatkan bahwa ada banyak hasutan yang bisa membuat umat hidup jauh dari ajaran benar (ay. 18). Karena itu, umat diminta agar tetap teguh meyakini dan menjalani hidup kudus, membangun diri di dalam iman dan memelihara diri. Membangun dan memelihara diri berarti menjaga hidup beriman dalam perilaku hidup.

Sangat penting menjaga hidup beriman. Karena, hidup beriman akan memengaruhi bagaimana kita hidup; bagaimana cara berada kita di dalam dunia. Memperhatikan kesehatan tidak hanya tentang tubuh dan jiwa, namun juga spiritual. Men spiritum in corpore vitae. Dalam rohani yang sehat, terdapat hidup yang kuat. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Program kesehatan rohani apa yang sedang kita jalani?

Ayat Pendukung: Mzm. 50; Za. 7:1-14; Yud. 5-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memandang Allah
    Roma 1:18-25
    Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah … Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati...
  • Kasih Setia Allah
    Ayub 25:1-6
    “Bagaimana manusia benar di hadapan Allah ….” (Ayb. 25:4) Dapatkah manusia yang terbatas memahami realitas hidup dengan benar? Apa...
  • Mensyukuri Kesempatan
    Ayub 21:1,17-34
    “Betapa sering pelita orang fasik dipadamkan ….” (Ayb. 21:17) Adakalanya kita dilanda rasa kecil hati, ketika kita melihat orang...
  • Berharap
    Mazmur 123
    Kepada-Mu aku melayangkan mataku …. (Mzm. 123:1) “Harapan itu membuat kita hidup.” Demikian penggalan tulisan Victor Frankl, seorang psikiater...
  • Hidup Setelah Kematian
    Lukas 20: 27-38
    “Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.” (Luk. 20:38) Kehidupan...
Kegiatan