Nyanyian Pujian Maria

Lukas 1:46b-55

Belum ada komentar 10 Views

“… karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.” (Luk. 1:49)

Nyanyian Pujian Maria adalah doa yang memuliakan Allah. Doa ini mirip dengan doa yang dinaikkan Hana, ketika Hana mempersembahkan Samuel pada imam Eli (1Sam. 2:1-8). Bedanya adalah Hana memuji Tuhan karena ia yang mandul telah dikarunia anak oleh Tuhan, sedangkan Maria memuji Tuhan karena perbuatan besar Tuhan yang membuatnya hamil, sekalipun ia adalah seorang perawan. Tetapi, doa Maria bukan sebatas itu.

Nyanyian pujian Maria disebut magnificat (bhs. Latin) yang berarti “memuliakan.” Maria memuliakan Allah karena Allah melakukan perbuatan-perbuatan yang besar kepada bangsa- bangsa. Orang-orang congkak dan berkuasa diturunkan oleh Tuhan, sedangkan orang-orang yang rendah ditinggikan. Tuhan memperhatikan orang-orang yang miskin dan menolong Israel. Nyanyian pujian ini mengungkapkan bahwa Tuhan mengingat dan menolong orang-orang yang rendah, orang-orang yang disepelekan atau diremehkan. Pujian Maria bukan bersifat pribadi, melainkan menjadi pernyataan mengenai keselamatan yang diberi Allah untuk bangsa-bangsa. Allah memperhatikan dan menolong orang-orang yang rendah.

Pujian dan syukur hendaknya juga kita naikkan dari mulut kita kepada Allah, karena Allah juga melakukan perbuatan- perbuatan besar kepada kita. Tetapi, bukan hanya kepada kita sebagai pribadi. Pertolongan Tuhan juga diberikan kepada orang-orang yang dianggap rendah dan didiskriminasi. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, kami memuji-Mu untuk perbuatan-perbuatan besar yang Engkau buat kepada orang-orang yang rendah. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; 2Sam. 7:18, 23-29; Gal. 3:6-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menyambut Yang Berdosa
    Luk. 5:27-32
    Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai...
  • Allah Tidak Memandang Muka
    Galatia 2:1-10
    Dan mengenai mereka yang dianggap terpandang itu – bagaimana kedudukan mereka dahulu, itu tidak penting bagiku, sebab Allah tidak...
  • Firman Allah, Bukan Pendapat Manusia
    Galatia 1:11-24
    Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus....
  • Kebahagiaan Dari Tuhan
    Yesaya 48:12-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Persembahan Tidak Membawa Keselamatan
    Ibrani 10:1-4
    Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu...
Kegiatan