Nilai-Nilai Yang Menyehatkan Jiwa

1 Petrus 1:23-25

Belum ada komentar 118 Views

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1Ptr. 1:23)

Dewasa ini, banyak orang sudah mulai peduli dengan kandungan gizi yang ada di dalam makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Tidak semua makanan dan minuman memberikan manfaat baik bagi tubuh dan kesehatan, walaupun kelihatan menarik di mata, harum aromanya, dan nikmat rasanya. Mengkonsumsi makanan dan minuman, tanpa pemahaman yang benar hanya akan menumpuk masalah bagi kesehatan ke depannya.

Lalu, apakah yang menjadi sumber “gizi” bagi kehidupan spiritual yang sehat? Petrus menasihatkan bahwa firman Allah yang hidup dan kekal menjadi kekuatan bagi kita di dalam memberi makna dan melakukan tindakan-tindakan yang luhur dalam kehidupan. “Dilahirkan kembali” adalah sebuah proses mengisi hidup yang diarahkan oleh nilai-nilai yang sehat dari firman Allah yang memberi kekuatan bagi jiwa.

Jika kita sudah membiasakan diri untuk membaca bagian firman Allah di dalam Alkitab dan meresapi nasihat-nasihat yang terkuak bagi kita, berbahagialah. Sebab, kita sedang berpijak pada kebenaran yang sudah teruji oleh waktu. Tetapi, kita harus waspada terhadap nilai-nilai yang bukan firman Allah, meskipun nilai-nilai itu kelihatan menarik untuk dihidupi. Karena , kita tahu sekarang bahwa sebagaimana makanan dan minuman ada yang tidak memberikan manfaat bagi kesehatan kita, demikian juga nilai-nilai di luar firman Allah tidak membawa kita kepada kehidupan dan damai sejahtera yang sejati. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Allah, terima kasih untuk firman-Mu yang membuatku dilahirkan kembali untuk memiliki kehidupan yang sejati. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 134; Kej. 18:1-14; 1Ptr. 1:23-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...