Nilai Kehidupan

Nilai Kehidupan

Belum ada komentar 7 Views

Setiap kali mendengar atau bahkan menyaksikan seseorang yang meninggal dalam usia yang relatif muda, maka reaksi yang pertama muncul di benak orang adalah “sayang sekali mengapa hidupnya begitu pendek ?” Yang menentukan nilai kehidupan sebenarnya bukanlah panjangnya usia, melainkan mutunya. Hidup yang panjang adalah anugerah, kalau hidup itu dihayati dengan baik dan membentuk orang menjadi semakin bijaksana, suci dan penuh syukur. Hidup yang berkelimpahan dengan rasa syukur menurut Rasul Paulus adalah hidup yang “tetap” di dalam Kristus, pengertian lain dari kata “tetap” adalah hidup yang “berjalan” atau ”dekat” dengan Kristus, dengan kata lain, untuk dapat memiliki hidup yang tetap di dalam Dia, kita harus terus mengusahakannya dan tidak pasif. Selain itu iman kita harus berakar pada Yesus, ibarat akar tanaman yang mencengkram tanah dengan kuat sehingga pertumbuhan yang terjadi adalah pertumbuhan yang kuat pula (teguh).

Demikian pula, kita pun akan kuat menghadapi halangan dan rintangan dalam kehidupan ini jika hidup kita terus mengucap syukur. Permenungan ini bukan hanya sekadar memberi tahu kita akan arti nasihat Paulus, tetapi lebih dari itu yaitu mengajak kita melihat seberapa besar usaha untuk membangun iman kita selama ini agar kita tetap berjalan dekat dengan Tuhan? Apa saja yang sudah kita lakukan dan bagaimana dampaknya kita rasakan dalam pergumulan hidup kita? Bukankah semakin kita menyadari bahwa hidup ini berat dan tidak mudah, semakin besar pula usaha kita untuk makin mendekat kepada Tuhan?

Hidup berkualitas adalah hidup yang dekat dengan Tuhan, yang berakar dan dibangun di atas dasar Firman Tuhan dan senantiasa bersyukur.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...