Natalnya Tuhan - Yesaya 9:2-7  

logo-natal-2015Apakah Natal sekarang ini masih menjadi natalnya Tuhan?

Bagaimanakah Natalnya Tuhan itu mewujud? Teks Yesaya 9:2-7 membantu kita untuk melihat apa yang seharusnya terjadi ketika sang Raja damai itu hadir: ‘damai sejahtera tidak akan berkesudahan … karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran … sampai selamanya:

Dengan kata lain, natal itu akan menjadi natalnya Tuhan ketika Natal itu menghadirkan damai yang dasarnya adalah keadilan dan kebenaran. Kata ‘damai’ itu sendiri bagi Yesaya bukan sekedar absennya perang, tetapi hadirnya shalom yang berarti sangat luas yaitu :

  • Absennya perang: berarti ada rekonsiliasi, resolusi konflik.
  • Pembebasan dari penindasan: berarti ada keadilan dan kesejahteraan buat yang tertindas.
  • Sukacita

Karena itu, Natal seharusnya dirayakan bukan sekedar dengan ibadah dan segala pernak perniknya, tetapi yang terutama, kita merayakan Natal dengan mewujudkan shalom. Program yang muncul di hari Natal semestinya, selain ibadah adalah program rekonsiliasi I resolusi konflik, perwujudan keadilan dan kesejahteraan buat yang tertindas serta membawa sukacita buat mereka yang berada dalam kegelapan (sakit? kesepian? penderitaan?).

Natal GKIPI 2015

Merayakan Natal bukan dengan kemewahan dan pesta pora ataupun segala pernak pernik ornamen Natal yang glamour melainkan dalam kesederhanaan dan keprihatinan serta berupaya menghadirkan shalom/damai sejahtera Natal bagi mereka yang ada dalam kesepian, kesulitan dan penderitaan, dalam hal ini para pengungsi Gunung Sinabung.

natalpage1
natalpage2
Antar Kita
  • Panti & Yusti
    Mengenang almarhum Pak Panti dan Ibu Yusti, selalu terbayang wajah wajah yang ramah, penuh senyum, membuat orang lain bergembira, dan senantiasa mempunyai pandangan dan pemikiran yang optimis. Mereka berdua dikaruniai talenta dalam hal tarik suara. Tidak heran kalau mereka...
  • Siapa Ingin Kehilangan?
    Tak bisa dimungkiri, kematian adalah realitas kehidupan. Meski semua orang mengetahuinya, tetap saja kita tak mengharapkan kematian menghampiri orang yang kita kasihi. Rasa kehilangan mampu meninggalkan duka, luka, bahkan stres. Any loss can bring about grief: divorce, retirement from...
  • I AM HERE FOR YOU
    Persekutuan Gabungan GKI Pondok Indah
    Mengatasi Kesendirian Majelis Bidang Persekutuan menggelar Persekutuan Gabungan dengan tema: (I) Am Here for You yang dipandu oleh Pdt. Riani Josaphine Suhardja pada hari Sabtu, 23 Januari 2021 dari pk. 10.30 hingga 12.30. Persekutuan Gabungan ini diikuti oleh 78...
  • Renungan Online Remaja Minggu 25 Juli 2021
  • Renungan Remaja 18 Juli 2021 “Bertumbuh Melalui Komunitas”
  • Ibadah Online GKIPI, Minggu 18 Juli 2021