Natal Adalah Saat Sedih

Matius 2:13-23

Belum ada komentar 208 Views

Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir …. (Mat. 2:19)

Natal adalah saat sedih bagi sebagian orang. Sedih karena merayakan Natal tanpa orang yang dikasihi, akibat terpisah oleh jarak atau karena telah meninggal. Sedih karena melewatkan masa Natal dengan terbaring di rumah sakit dan menjalani perawatan. Sedih karena beban pekerjaan yang menumpuk dan tenaga yang berkurang. Ada saatnya, Natal justru menjadi saat yang menyedihkan.

Keluarga Kudus pun menyambut Natal dalam suasana kesedihan. Ketika Bayi Yesus baru saja dilahirkan, Keluarga Kudus mesti segera menyingkir ke sebuah negeri yang jauh. Perjalanan pengembaraan ditempuh dalam suasana yang mencekam, karena ancaman dari Herodes. Tak sampai di situ, kesedihan melanda para ibu yang baru saja memiliki anak. Bayi-bayi dibunuh atas perintah kejam dari Herodes. Keluarga-keluarga kehilangan anak-anak mereka. Sesedih apa pun kisah yang terjadi, nyatanya kehidupan terus berjalan. Penyertaan dan petunjuk yang baru diberikan oleh Tuhan kepada Keluarga Kudus. Sehingga, mereka dapat meneruskan kehidupan mereka dengan selamat. Tuhan memberi kekuatan kepada mereka.

Natal mungkin tak selalu menjadi saat yang menyenangkan. Ada berbagai kesedihan yang dapat kita rasakan. Walau demikian, Tuhan tak pernah meninggalkan kita. Dia memberikan petunjuk dan penyertaan-Nya kepada kita. Dia memberikan kekuatan kepada kita untuk terus berjalan. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, kami berdoa untuk setiap orang yang merasakan kesedihan di saat Natal. Berikan mereka kekuatan untuk hidup. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 63:7-9; Mzm. 148; Ibr. 2:10-18; Mat. 2:13-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...