Napas Hidup

Kejadian 2:4b-14

Belum ada komentar 47 Views

… ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kej. 2:7)

Seorang pria berusia 93 tahun, menangis setelah menerima tagihan biaya rumah sakit, di mana ia mendapatkan pertolongan untuk pernapasannya. Dokter heran dan bertanya mengapa ia menangis, apakah karena biaya yang harus ia keluarkan. Pria itu menjawab: “Saya tidak menangisi biaya yang harus saya keluarkan. Saya bisa membayarnya. Saya menangis karena selama 93 tahun, Tuhan sudah memberikan saya napas hidup, namun saya tidak pernah membayar sepeser pun dan tidak pernah mengucapkan terima kasih kepada-Nya. Sedangkan untuk ventilator, saya harus membayar 5000 Euro per hari.”

Saat Tuhan menciptakan manusia, Tuhan membuat manusia itu menurut rupa dan gambar-Nya. Tuhan membentuk manusia dari debu tanah, dan manusia yang diciptakan-Nya itu diberi-Nya napas hidup. Sejak saat itu, manusia menjadi makhluk hidup yang bergerak dan dapat melakukan banyak hal. Napas yang Tuhan berikan membuat manusia hidup dan dapat menikmati kehidupan. Tetapi, berapa banyak orang yang bersyukur atas napas pemberian Tuhan? Bisa jadi, kita lebih sering lupa untuk bersyukur. Saat paru-paru terasa sesak dan kita sulit bernapas, barulah kita menyadari betapa berharganya napas pemberian Tuhan.

Setiap tarikan napas kita adalah anugerah dari Tuhan. Kita dapat bernapas lega dan leluasa oleh karena kemurahan Tuhan yang tidak ternilai harganya. Bersyukurlah kepada Tuhan atas napas anugerah-Nya! [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Terima kasih untuk napas hidup yang masih Engkau berikan kepada kami hari ini, Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Kej. 2:4b-14; Luk. 8:4-15
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...