Namanya Obed

Rut 3:1-5, 4:13-17

Belum ada komentar 91 Views

Setelah Ruth dan Naomi tiba ke Israel, tanah leluhur Naomi, mereka berdua mengalami kesulitan pangan dan finansial. Maka Naomi menyuruh Ruth untuk menemui Boas, yang ternyata adalah seorang yang sangat santun, memiliki prinsip, serta berbelas kasih. Namun, kisah perjumpaan Boas dan Ruth tak sesederhana yang kita mungkin duga. Singkat cerita, menikahlah kedua orang ini.

Yang menarik adalah apa yang terjadi setelah pernikahan itu. Ruth mengandung anak Boas dan melahirkan seorang bayi yang dinamai Obed. Obed adalah seorang yang penting dalam sejarah Israel, sebab ia adalah “ayah Isai, ayah Daud” (4:17). Ia akan menjadi kakek dari raja terbesar Israel yang pernah dikenal dalam sejarah.

Dan lihatlah bagaimana orang-orang mengelilinginya. Mulai dari Boas yang menolong dua janda malang itu, Naomi dan Ruth. Sampai dengan para tetangga yang bersama-sama memberi nama pada bayi Obed. Bahkan, Naomi ikut merawat Obed di masa tuanya. Sungguh seorang bayi yang beruntung.

Pesannya sangat jelas: It takes the whole village to raise a child! Jika demikian, betapa malangnya banyak anak yang hidup pada masa kini. It takes an Ipad to raise a child today!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
Kegiatan