Mesias Yang Menderita

Kisah Para Rasul 8:26-40

Belum ada komentar 42 Views

Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; Siapakah yang akan menceritakan asal-usul-Nya? Sebab nyawanya diambil dari bumi. (Kis. 8:33)

Tak semua orang bisa menalar dan menerima fakta bahwa Mesias memang harus menderita. Itulah juga penyebab tidak semua orang, bahkan orang Israel sendiri, mau menerima Yesus orang Nazaret sebagai Mesias. Penolakan Israel terjadi karena dua hal. Pertama, mereka melihat Yesus lahir dan tumbuh dengan begitu sederhana. Kedua, Ia mati dengan cara yang tragis, disalib seperti penjahat.

Seorang terpandang, yakni sida-sida asal Etiopia, kepala perbendaharaan Sri Kandake, mempunyai sudut pandang lain. Ia hidup di istana, dan tak sulit baginya untuk menerima penjelasan Filipus mengenai teks Yesaya yang ia baca. Seorang Mesias memang harus menderita dan terhina demi manusia, sama seperti seorang pemimpin atau raja di istana yang memang harus berkorban demi keselamatan rakyatnya. Bukan sebaliknya, mengorbankan rakyat demi takhta dan harta. Sang sida-sida ini begitu terpukau dengan kemesiasan Yesus. Ia menaruh percaya dan harapan kepada-Nya. Karena itu, ia kemudian meminta untuk dibaptis oleh Filipus; suatu tanda bahwa ia kini menjadi bagian dari komunitas murid Yesus Kristus.

Penderitaan Kristus dan kehinaan yang Ia tanggung demi manusia dan dunia merupakan cerminan dari kemuliaan sejati. Autentisitas kemuliaan itu bukan karena diri kita dikenakan jubah yang mahal dan diberi mahkota bertatahkan permata, melainkan datang dari hati yang penuh cinta. Oleh cinta itu, kita berjuang untuk kehidupan dan rela berkorban seperti teladan Mesias. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Penderitaan tidak untuk diglorifikasi. Namun, menerimanya sebagai bagian dari cara mencinta akan menempatkan kita di jalan Mesias.

Ayat Pendukung: Mzm. 40:7-18; Kel. 12:1-13, 21-28; Kis. 8:26-40
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...