Merespons Rahmat Tuhan

Lukas 1:46b-55

Belum ada komentar 79 Views

“… Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita ….“ (Luk. 1:54-55)

Maria berbahagia, bukan hanya karena Tuhan meninggikan ia yang rendah. Lebih luas daripada itu, Tuhan membalikkan situasi dunia. Tuhan menurunkan orang berkuasa dan meninggikan orang yang rendah. Tuhan melimpahkan kepada orang lapar, dan menyuruh orang kaya pergi dengan tangan hampa. Semua itu dilakukan Tuhan, karena ia mengingat rahmat-Nya.

Nyanyian pujian Maria atau magnificat ini adalah suatu doa. Waktu itu, ia sedang mengandung Sang Juruselamat dunia. Maria berdoa agar keadilan Allah berlaku di muka bumi ini. Bagi Lukas, doa Maria dan maksud kedatangan Yesus kait mengait dengan keadilan Allah. Pada zaman itu, pendudukan Romawi atas Palestina mengakibatkan kesengsaraan karena ketidakadilan. Bahan makanan susah didapat, harga rumah mahal, dan pajak tinggi menyebabkan banyak orang kelaparan, tak bertempat tinggal, dan kejahatan terjadi di mana-mana. Bagi Maria, mulialah Allah yang memperhatikan kerendahan hamba-Nya.

Kita menyambut Natal beberapa hari lagi dengan keprihatinan akan kondisi dunia. Wabah covid-19 mengharuskan kita menahan diri dari mengumbar kebahagiaan bernatalan. Berbahagialah karena Kristus datang di dunia. Tetapi, marilah juga merespons rahmat Tuhan. Yakni, muliakanlah Allah karena kedatangan-Nya adalah untuk menunjukkan rahmat-Nya bagi dunia. Persaksikanlah kepada dunia bahwa rahmat Tuhan atas orang-orang rendah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Teguhkanlah kami dalam merespons rahmat-Mu dengan berlaku adil. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; 1Sam. 2:1-10; Mrk. 11:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...