Menyimpangkan Simbol

2 Samuel 6:1-11

Belum ada komentar 80 Views

… Daud menjadi takut kepada TUHAN, lalu katanya: “Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?” (2Sam. 6:9)

Tabut Allah, dalam tradisi Israel Perjanjian Lama, menyimbolkan kehadiran TUHAN secara khusus dalam peperangan. Tabut Allah dihadirkan dalam peperangan, sehingga Allah sendiri maju berperang melawan musuh umat Israel. Sejak sebelum zaman para raja, tabut Allah digunakan sebagai panji, tanda kehadiran dan penyertaan TUHAN. Tabut Allah mendatangkan kemenangan atas Israel dengan menumpahkan darah banyak musuh Israel.

Bacaan hari ini adalah tentang upacara dan festival pemindahan tabut Allah dari rumah Abinadab ke Yerusalem. Pemindahan itu bukan dalam situasi perang, tetapi pesta. Daud dan kaum Israel menari-nari mengiringi perjalanan pindah tabut. Di perjalanan, di tempat Nakhon, tabut Allah yang sedang tidak dalam peperangan itu “minta darah.“ Lembu-lembu Nakhon tergelincir. Uza berusaha menghalangi sepak terjang tabut, namun Allah murka dan membunuhnya. Penulis kitab 2 Samuel menulis, Uza mati karena dibunuh Allah akibat ketedorannya.

Firman Tuhan tentang tabut Allah ini adalah tentang sikap agar kita tak mengabaikan dan merendahkan simbol. Dalam bentuk gambar, tulisan dan perkataan, perayaan, tempat, waktu, simbol hadir di tengah manusia. Simbol membantu manusia untuk menghayati dan menghidupkan sejarah dan kenangan. Simbol menolong kita untuk selalu mengenang para pendahulu, agar kita meneruskan karya mereka. Kita perlu memiliki sikap menghargai simbol karunia Allah atas manusia. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami bersyukur akan hikmat-Mu atas manusia sehingga dapat memahami dan merayakan simbol. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:2-5, 20-27; 2Sam. 6:1-11; Ibr. 1:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Rencana Tuhan Tak Pernah Gagal
    Mazmur 33:1-12
    Tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. (Mazmur 33:11) Adakah rencana manusia yang sempurna? Seorang arsitek bisa...
  • Penolong Yang Setia
    Yohanes 14:25-26
    Namun, Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu...
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...