Menyimpangkan Simbol

2 Samuel 6:1-11

Belum ada komentar 407 Views

… Daud menjadi takut kepada TUHAN, lalu katanya: “Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?” (2Sam. 6:9)

Tabut Allah, dalam tradisi Israel Perjanjian Lama, menyimbolkan kehadiran TUHAN secara khusus dalam peperangan. Tabut Allah dihadirkan dalam peperangan, sehingga Allah sendiri maju berperang melawan musuh umat Israel. Sejak sebelum zaman para raja, tabut Allah digunakan sebagai panji, tanda kehadiran dan penyertaan TUHAN. Tabut Allah mendatangkan kemenangan atas Israel dengan menumpahkan darah banyak musuh Israel.

Bacaan hari ini adalah tentang upacara dan festival pemindahan tabut Allah dari rumah Abinadab ke Yerusalem. Pemindahan itu bukan dalam situasi perang, tetapi pesta. Daud dan kaum Israel menari-nari mengiringi perjalanan pindah tabut. Di perjalanan, di tempat Nakhon, tabut Allah yang sedang tidak dalam peperangan itu “minta darah.“ Lembu-lembu Nakhon tergelincir. Uza berusaha menghalangi sepak terjang tabut, namun Allah murka dan membunuhnya. Penulis kitab 2 Samuel menulis, Uza mati karena dibunuh Allah akibat ketedorannya.

Firman Tuhan tentang tabut Allah ini adalah tentang sikap agar kita tak mengabaikan dan merendahkan simbol. Dalam bentuk gambar, tulisan dan perkataan, perayaan, tempat, waktu, simbol hadir di tengah manusia. Simbol membantu manusia untuk menghayati dan menghidupkan sejarah dan kenangan. Simbol menolong kita untuk selalu mengenang para pendahulu, agar kita meneruskan karya mereka. Kita perlu memiliki sikap menghargai simbol karunia Allah atas manusia. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami bersyukur akan hikmat-Mu atas manusia sehingga dapat memahami dan merayakan simbol. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:2-5, 20-27; 2Sam. 6:1-11; Ibr. 1:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...