Menyelaraskan Pikiran Allah dan Manusia

Matius 16:21-28

Belum ada komentar 147 Views

Menyelaraskan pikiran Allah dan manusia tidak semudah mengucapkannya, ketika saat ini ada ratusan orang hadir dalam ibadah ini, misalnya; ada ratusan keinginan kemauan dan pikiran yg berbeda-beda pula.

Hal ini terjadi karena setiap orang punya kecenderungan berpikir egosentris (termasuk ketika kita memikirkan Allah) seringkali tidak lagi teocentris. Cara berpikir egosentris itu seringkali tanpa kita sadari lalu “memanusiakan Tuhan” artinya kita memikirkan Tuhan dan yg diperbuat-Nya menurut pikiran kita dan demi kepentingan kita

Itulah kegagalan Petrus memahami Yesus sebagai “Mesias, Anak Allah yg hidup” manakala Yesus menyatakan bahwa IA bakal menanggung banyak penderitaan, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga (Matius 16 ay. 21). Hal seperti itu jauh dari konsep Petrus tentang Mesias sebagaimana yg ada dalam pikirannya, IA seharusnya bersikap heroik dan tidak gampang menyerah menghadapi lawan-lawan, sampai Petrus menarik Yesus dan menegor-Nya dengan keras.

“Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: Enyahlah iblis. Engkau ‘batu sandungan’ bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan memikirkan apa yang dipikirkan manusia” (ay. 24); padahal beberapa waktu sebelumnya Yesus mengatakan bahwa engkau ‘batu karang’

Kegagalan Petrus seringkali juga menjadi kegagalan kita, ketika kita “gagal paham” tentang Yesus Sang Mesias.
Hal ini acapkali terjadi pada diri kita karena fokus kita pada diri sendiri.

Untuk menetralisir hal ini Yesus kemudian menegaskan ada pra-kondisi yang mesti dimiliki oleh para pengikut-Nya, yaitu :

  • menyangkali diri
  • memikul salib-Nya
  • mengikut Aku

Masalahnya, siapkah anda ?
Karena untuk itu, kita dituntut kesediaan meninggalkan “egosentrime” dan mengubahnya menjadi “teosentris” pikiran kita selaras dengan pikiran Tuhan.
Kiranya Tuhan menolong. (AS)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • GEREJA: Makin Beriman dan Relevan
    Gereja hadir di dunia, di tengah persoalan dan pergulatan dunia. Gereja hadir tidak untuk mengasingkan diri dan juga tidak...
  • Memelihara Manusia Batiniah
    Kejadian 3:8-15; Mazmur 130, 2 Korintus 4:13-5:1; Markus 3:20-35
    Pergulatan kita melawan dosa adalah pergulatan di sepanjang hidup kita. Dosa mengintip di depan pintu (Kej.4:7), ayat ini menegaskan...
  • KASIH YANG MELAMPAUI ATURAN
    Ulangan 5:12-15; Mazmur 81:2-11; 2 Korintus 4:5-12; Markus 2:23 - 3:6
    Peraturan menjadi bagian dalam menata kehidupan bersama. Peraturan mengatur bagaimana setiap orang mendapatkan hak yang sama dan memberi ruang...
  • Terhisap Dalam Persekutuan Allah Trinitas
    YOHANES 3:1-17
    Minggu sesudah Pentakosta disebut sebagai Minggu Trinitas. Minggu Trinitas mengajak umat untuk menyaksikan Allah Trinitas (Bapa, Putra dan Roh...
  • ROH KUDUS YANG MENGUBAHKAN
    Kisah Para Rasul 2:1-21
    Selamat hari Pentakosta! Pernahkan Saudara membayangkan, andaikata Roh Kudus tidak hadir di dunia ini. Apa yang akan terjadi? Tanpa Roh Kudus...