Menyatu Bersama Kristus

Filipi 2:5-11; Lukas 22:14-23:56

Belum ada komentar 109 Views

Kita itu berbeda. Cara pikir kita beda. Karakter beda. Dan banyak perbedaan lainnya. Itulah yang disebut ‘unik’. Manusia itu unik. Selalu tidak ada yang sama dalam diri mereka satu dengan yang lain. Masalahnya, bagaimana yang unik ini bisa bersatu? Dalam keluarga, dalam persekutuan? Bahkan dalam kehidupan bersama sebagai bangsa?

Kata kuncinya adalah: ‘menjadi sama’ (Fil. 2:7). Lha namanya beda kok bisa menjadi sama, bagaimana mungkin? Ya mungkin saja kalau kita mau ‘menyamakan diri’. Dan itu berarti ada yang harus kita lepaskan, ada yang harus kita tinggalkan. Selama kita ‘ngotot’ dengan ke khasan kita yang tidak pernah menjadi sama! Menjadi sama itu berarti perhatian kita terarah ‘pada yang lain’, bukan diri sendiri. Mencoba mengerti dan memahami orang lain lalu mulai membangun kesatuan. Yang lainpun sama, tidak ‘ngotot’ dengan kekhasan dirinya tetapi mulai mencari kesamaan.

Itulah refleksi Paulus mengenai ‘salib’. Jika kita mau menyatu bersama Kristus, berarti kita harus terus merawat kesatuan di antara kita, baik keluarga, gereja maupun masyarakat. Belajar seperti Kristus untuk merendahkan diri dan menjadi sama dengan yang lain. Bukan tampil sebagai ‘penguasa’ yang harus diikuti dan dituruti, melainkan memandang yang lain sebagai ‘sahabat’ di mana kita mau memahami dia.

Puncak penderitaan Kristus makin dekat. Ia yang mulia tampil sebagai pelayan untuk ‘menjadi sama’ dengan kita (Lukas 22:26-27). Saatnya kita menanggalkan segala keangkuhan dan duduk bersama sebagai sahabat! Tuhan memberkati kita semua!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...