Menyadari Kehadiran Allah

Mazmur 39

Belum ada komentar 65 Views

Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)

Riset yang dilakukan oleh sebuah perusahaan data dan opini publik global YouGov, tahun 2018, menemukan bahwa 1 dari 4 orang Indonesia pernah berpikir untuk bunuh diri. Kondisi ini banyak dipicu oleh kesehatan jiwa. Menurut survei tersebut, masalah kesehatan jiwa yang paling banyak diderita adalah kecemasan dan depresi. Depresi menjadi masalah ketika tidak ada tempat untuk mengadu.

Pemazmur dalam Mazmur 39 ini, mengalami situasi yang membuatnya depresi. Pemazmur mengeluhkan sakit yang ia derita akibat pergumulannya. Ia merasakan penderitaannya semakin lama semakin berat. Ia seperti dihajar oleh Tuhan melalui pergumulannya. Pemazmur pun sampai menangis karena penderitaannya. Namun, meskipun dalam kondisi menderita, pemazmur tetap menunjukkan pengharapannya kepada Tuhan. Ia berdoa meminta Tuhan menolongnya, melepaskannya dari hukuman akibat pelanggarannya, dan meminta Tuhan mengaruniakan sukacita baginya, sementara ia hidup di dunia ini. Melalui doanya ini, pemazmur menunjukkan bahwa ia menyadari keberadaannya, betapa ia rapuh menghadapi penderitaan, dan bahwa hanya Tuhan saja yang dapat menolongnya untuk selamat dari situasi yang dihadapinya.

Pengalaman pemazmur menjadi pelajaran bagi kita, agar walaupun menderita dan bahkan mengalami depresi, kita tetap menyadari keberadaan Allah. Pemazmur juga mengajarkan kita untuk tetap berharap kepada Allah dan meminta pertolongan- Nya. Menyadari keberadaan Allah di tengah penderitaan menjadi kekuatan dan pertolongan sehingga tidak kehilangan harapan. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami ya, Tuhan untuk senantiasa menyadari keberadaan-Mu, pun saat kami menghadapi pergumulan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Ayb. 26:1-14; Why. 7:9-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...