Menyadari Kehadiran Allah

Mazmur 39

Belum ada komentar 61 Views

Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)

Riset yang dilakukan oleh sebuah perusahaan data dan opini publik global YouGov, tahun 2018, menemukan bahwa 1 dari 4 orang Indonesia pernah berpikir untuk bunuh diri. Kondisi ini banyak dipicu oleh kesehatan jiwa. Menurut survei tersebut, masalah kesehatan jiwa yang paling banyak diderita adalah kecemasan dan depresi. Depresi menjadi masalah ketika tidak ada tempat untuk mengadu.

Pemazmur dalam Mazmur 39 ini, mengalami situasi yang membuatnya depresi. Pemazmur mengeluhkan sakit yang ia derita akibat pergumulannya. Ia merasakan penderitaannya semakin lama semakin berat. Ia seperti dihajar oleh Tuhan melalui pergumulannya. Pemazmur pun sampai menangis karena penderitaannya. Namun, meskipun dalam kondisi menderita, pemazmur tetap menunjukkan pengharapannya kepada Tuhan. Ia berdoa meminta Tuhan menolongnya, melepaskannya dari hukuman akibat pelanggarannya, dan meminta Tuhan mengaruniakan sukacita baginya, sementara ia hidup di dunia ini. Melalui doanya ini, pemazmur menunjukkan bahwa ia menyadari keberadaannya, betapa ia rapuh menghadapi penderitaan, dan bahwa hanya Tuhan saja yang dapat menolongnya untuk selamat dari situasi yang dihadapinya.

Pengalaman pemazmur menjadi pelajaran bagi kita, agar walaupun menderita dan bahkan mengalami depresi, kita tetap menyadari keberadaan Allah. Pemazmur juga mengajarkan kita untuk tetap berharap kepada Allah dan meminta pertolongan- Nya. Menyadari keberadaan Allah di tengah penderitaan menjadi kekuatan dan pertolongan sehingga tidak kehilangan harapan. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami ya, Tuhan untuk senantiasa menyadari keberadaan-Mu, pun saat kami menghadapi pergumulan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Ayb. 26:1-14; Why. 7:9-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...