Menyadari Kehadiran Allah

Mazmur 39

Belum ada komentar 58 Views

Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)

Riset yang dilakukan oleh sebuah perusahaan data dan opini publik global YouGov, tahun 2018, menemukan bahwa 1 dari 4 orang Indonesia pernah berpikir untuk bunuh diri. Kondisi ini banyak dipicu oleh kesehatan jiwa. Menurut survei tersebut, masalah kesehatan jiwa yang paling banyak diderita adalah kecemasan dan depresi. Depresi menjadi masalah ketika tidak ada tempat untuk mengadu.

Pemazmur dalam Mazmur 39 ini, mengalami situasi yang membuatnya depresi. Pemazmur mengeluhkan sakit yang ia derita akibat pergumulannya. Ia merasakan penderitaannya semakin lama semakin berat. Ia seperti dihajar oleh Tuhan melalui pergumulannya. Pemazmur pun sampai menangis karena penderitaannya. Namun, meskipun dalam kondisi menderita, pemazmur tetap menunjukkan pengharapannya kepada Tuhan. Ia berdoa meminta Tuhan menolongnya, melepaskannya dari hukuman akibat pelanggarannya, dan meminta Tuhan mengaruniakan sukacita baginya, sementara ia hidup di dunia ini. Melalui doanya ini, pemazmur menunjukkan bahwa ia menyadari keberadaannya, betapa ia rapuh menghadapi penderitaan, dan bahwa hanya Tuhan saja yang dapat menolongnya untuk selamat dari situasi yang dihadapinya.

Pengalaman pemazmur menjadi pelajaran bagi kita, agar walaupun menderita dan bahkan mengalami depresi, kita tetap menyadari keberadaan Allah. Pemazmur juga mengajarkan kita untuk tetap berharap kepada Allah dan meminta pertolongan- Nya. Menyadari keberadaan Allah di tengah penderitaan menjadi kekuatan dan pertolongan sehingga tidak kehilangan harapan. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami ya, Tuhan untuk senantiasa menyadari keberadaan-Mu, pun saat kami menghadapi pergumulan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Ayb. 26:1-14; Why. 7:9-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...