Menyadari Kehadiran Allah

Mazmur 39

Belum ada komentar 62 Views

Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)

Riset yang dilakukan oleh sebuah perusahaan data dan opini publik global YouGov, tahun 2018, menemukan bahwa 1 dari 4 orang Indonesia pernah berpikir untuk bunuh diri. Kondisi ini banyak dipicu oleh kesehatan jiwa. Menurut survei tersebut, masalah kesehatan jiwa yang paling banyak diderita adalah kecemasan dan depresi. Depresi menjadi masalah ketika tidak ada tempat untuk mengadu.

Pemazmur dalam Mazmur 39 ini, mengalami situasi yang membuatnya depresi. Pemazmur mengeluhkan sakit yang ia derita akibat pergumulannya. Ia merasakan penderitaannya semakin lama semakin berat. Ia seperti dihajar oleh Tuhan melalui pergumulannya. Pemazmur pun sampai menangis karena penderitaannya. Namun, meskipun dalam kondisi menderita, pemazmur tetap menunjukkan pengharapannya kepada Tuhan. Ia berdoa meminta Tuhan menolongnya, melepaskannya dari hukuman akibat pelanggarannya, dan meminta Tuhan mengaruniakan sukacita baginya, sementara ia hidup di dunia ini. Melalui doanya ini, pemazmur menunjukkan bahwa ia menyadari keberadaannya, betapa ia rapuh menghadapi penderitaan, dan bahwa hanya Tuhan saja yang dapat menolongnya untuk selamat dari situasi yang dihadapinya.

Pengalaman pemazmur menjadi pelajaran bagi kita, agar walaupun menderita dan bahkan mengalami depresi, kita tetap menyadari keberadaan Allah. Pemazmur juga mengajarkan kita untuk tetap berharap kepada Allah dan meminta pertolongan- Nya. Menyadari keberadaan Allah di tengah penderitaan menjadi kekuatan dan pertolongan sehingga tidak kehilangan harapan. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami ya, Tuhan untuk senantiasa menyadari keberadaan-Mu, pun saat kami menghadapi pergumulan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Ayb. 26:1-14; Why. 7:9-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...