#MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup

Belum ada komentar 65 Views

Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam misi Allah di dunia ini. Ulang tahun ke-36 tahun ini sangat istimewa, sebab kita merayakannya di dalam kepiluan global akibat pandemi Covid-19 yang belum reda. Maka, sebagian besar dari kita mungkin merayakannya dengan perasaan bercampur: sedih, gembira, rindu, pilu, dan khawatir.

Bacaan Injil kita di hari penting ini mengingatkan kita untuk mengutamakan Allah di dalam setiap peristiwa kehidupan. Komitmen tersebut disertai juga janji Yesus, bahwa Allah akan terus memelihara kita, sebagaimana Ia memelihara burung pipit yang mungil itu. Ia adalah Allah Kehidupan, Allah yang menyelenggarakan kehidupan kita secara pribadi, bersama-sama sebagai satu gereja, bahkan seluruh semesta ini. Maka, menjadi gereja yang berkomitmen untuk mengutamakan Allah harus diwujudnyatakan ke dalam sebuah komitmen untuk ikut memelihara dan merawat kehidupan dunia ini. Dan bukankah itu yang sudah, sedang, dan akan terus kita perjuangkan selama pandemi ini?

Injil Matius sangat jelas memperlihatkan bahwa cinta pada Allah ternyata tidak mungkin dihidupi tanpa cinta pada sesama. Di dalam wajah sesamalah wajah Allah dapat kita jumpai. Memberi makan sesama yang lapar merupakan sebuah tindakan konkret memberi makan Yesus sendiri (bdk. Mat. 25). Jadi, apa pun yang GKI Pondok Indah kerjakan selama masa pandemi ini sesungguhnya adalah wujud kita bersama untuk mengutamakan Allah.

Komitmen semacam ini, dalam tradisi kuno gereja, terwujud lewat sebuah slogan: gloria Dei, vivens homo. Artinya: Kemuliaan Allah adalah manusia yang hidup sepenuhnya. Kiranya Allah terus dipermuliakan lewat komitmen kita untuk mengusahakan kemanusiaan yang sepenuh-penuhnya. Sekali lagi, selamat ulang tahun!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
Kegiatan