Menjadi Batu Yang Hidup

1 Petrus 2:4–10

Belum ada komentar 602 Views

Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani …. (1Pet. 2:5)

Alkitab memakai banyak gambaran atau kiasan. Adakalanya gambaran yang dipakai kurang begitu lazim seperti dalam perikop ini. Apa maksud si penulis surat yang mengajak pembacanya untuk menjadi “batu hidup”? Istilah “batu” diambil dari kitab Yesaya, “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, sebagai dasar yang teguh” (Yes. 28:16).

Petrus menafsirkan batu penjuru itu ialah Yesus Kristus yang menjadi dasar gereja. Gereja dapat berdiri menjadi bangunan yang kokoh, sebab dibangun di atas dasar yang kuat, yaitu Yesus Kristus. Dialah batu penjuru gereja. Bangunan gereja terdiri dari tumpukan batu-batu yang disusun rapih, sesuai dengan rancangan Sang Arsitek. Dari sini gagasannya terus dikembangkan. Umat Kristus itu seperti batu-batu yang beraneka bentuk, besar dan kecil, yang disusun menjadi bangunan yang indah.

Penulis Surat Petrus mengajak pembaca suratnya untuk menyerahkan hidupnya kepada Allah. Kita semua seperti batu- batu yang dipakai oleh Allah untuk membangun sebuah rumah rohani bagi Allah. Kemauan untuk memilih ada pada Allah sendiri yang memakai kita seperti “batu-batu” yang disusun menjadi bangunan yang indah. Kita tidak layak berbangga diri atas kebaikan diri kita, apalagi menjadi sombong. Juga tidak pantas memandang rendah “batu-batu” lain yang dipakai oleh Sang Arsitek Agung untuk membangun rumah rohani itu. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Setiap orang adalah unik, seperti batu, tidak ada yang sama persis.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Kel. 19:1-9a; 1Pet. 2:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...