Meninggalkan Segala Hal Dan Mengikut Tuhan

Matius 4:12-23

Belum ada komentar 35 Views

… dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. (Mat. 4:22)

“Kenapa kamu pindah kerja?” “Karena gajinya lebih besar!” “Kamu sudah lama kerja di situ, tapi kenapa tetap mau pindah?” “Soalnya ada tawaran jabatan yang lebih tinggi.” Kurang lebih itulah alasan seseorang mau berganti pekerjaan. Bagaimana dengan para murid?

Firman Tuhan mengatakan bahwa pekerjaan awal para murid ialah penjala ikan atau nelayan. Entah apa pertimbangan Yesus memilih para nelayan itu menjadi murid-Nya. Yesus berjalan menyusuri tepi danau Galilea untuk memilih murid-murid-Nya. Tanggapan para nelayan itu, ialah, “Mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.” Para nelayan yang dipanggil Yesus itu segera meninggalkan pekerjaan serta orangtuanya. Padahal, Yesus tidak menjanjikan bahwa pekerjaan itu lebih baik, lebih menyenangkan atau lebih menghasilkan. Keterangan yang Yesus berikan ialah mereka akan menjadi penjala manusia. Akan tetapi, mereka tetap mau meninggalkan pekerjaan mereka.

Mengikut Tuhan memang memiliki konsekuensi. Para murid meninggalkan segalanya demi mengikut Yesus. Meninggalkan segalanya menjadi tanda keseriusan para murid Yesus. Hendaknya kita pun demikian, bersedia untuk menerima konsekuensi dalam mengikut Yesus, salah satunya ialah meninggalkan cara hidup lama yang menyimpang dari kehendak-Nya. Siap sedialah, sebab akan ada banyak hal yang harus kita tinggalkan demi Yesus! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Mengikut Yesus berarti siap meninggalkan hal-hal yang biasa kita lakukan, khususnya cara hidup lama yang tidak sesuai firman Allah.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-4; Mzm. 27:1, 4-9; 1Kor. 1:10-18; Mat. 4:12-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tergelincir
    Bilangan 20:1-13
    “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan- Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak...
  • Kebahagiaan
    Yesaya 48:17-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Benci Dusta
    Mazmur 119:97-104
    Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. (Mzm. 119:104) Padatahun 2018, sejumlah media massa...
  • Berserah Itu Indah
    Bilangan 11:1-9
    Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya...
  • Mengingat Masa Lalu
    Keluaran 16:31-35
    “Ambillah segomer penuh untuk disimpan turun-temurun, supaya keturunan mereka melihat roti yang Kuberi kamu makan di padang gurun, ketika...
Kegiatan