Kehadiran Allah

Menikmati Kehadiran Allah

Kel. 16:2-4, 9-15; Mzm. 78:23-29; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35

Belum ada komentar 82 Views

Roti gambaran energi yang dibutuhkan seseorang untuk dapat tetap hidup. Ketergantungan pada roti menunjukkan ketergantungan seseorang pada energi yang dibutuhkan untuk hidup. Termasuk di dalamnya kebutuhan akan sandang dan kebutuhan material lainnya.

Energi yang dibutuhkan manusia ini tentu saja selalu menjadi topik utama dalam kehidupan seseorang, seolah-olah tanpa energi ini seseorang akan tidak berdaya. Oleh sebab itu, wajar saja bila seseorang berusaha keras memfokuskan diri pada perolehan energi dalam kehidupannya. Namun ketika upaya keras itu hanya berfokus pada energi dan bukan pada sumber energi itu sendiri, maka seseorang telah mengalami apa yang disebut “gagal fokus”.

Hal ini lah sebenarnya yang ingin Yesus ingatkan kembali pada para murid-Nya, yaitu agar mereka tidak hanya memfokuskan diri pada pencarian materi untuk kebutuhan hidup, tetapi lebih mengarahkan pada kehadiran Allah sumber dari energi tersebut, sebab selain roti yang mengenyangkan kebutuhan kita sehari-hari, ada hal yang lebih penting yaitu keberadaan roti hidup di tengah-tengah kehidupan manusia. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari tentunya, demikian juga dengan materi lainnya, tentu akan membuat kita kenyang dan dipuaskan. Namun kebutuhan fisik semata, tidak akan bertahan lama, setelahnya seperti biasa, kita akan kembali lapar. Tidak demikian dengan roti hidup, yang dapat mengenyangkan dan melegakan kita sampai selama-lamanya.

“Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal..” (Yoh. 6:27). Konsep kerja orang Kristen jauh lebih daripada hanya sekedar memenuhi kebutuhan fisik, Tuhan mau kita bekerja atas dasar iman, yang akan melengkapi dan menyempurnakan kebutuhan hidup kita, dengan demkian, kita dapat menikmati kehadiran-Nya di dunia ini, seperti kita menikmati roti. Bedanya adalah apa yang Tuhan tawarkan merupakan energi untuk hidup yang kekal.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
Kegiatan