Kehadiran Allah

Menikmati Kehadiran Allah

Kel. 16:2-4, 9-15; Mzm. 78:23-29; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35

Belum ada komentar 109 Views

Roti gambaran energi yang dibutuhkan seseorang untuk dapat tetap hidup. Ketergantungan pada roti menunjukkan ketergantungan seseorang pada energi yang dibutuhkan untuk hidup. Termasuk di dalamnya kebutuhan akan sandang dan kebutuhan material lainnya.

Energi yang dibutuhkan manusia ini tentu saja selalu menjadi topik utama dalam kehidupan seseorang, seolah-olah tanpa energi ini seseorang akan tidak berdaya. Oleh sebab itu, wajar saja bila seseorang berusaha keras memfokuskan diri pada perolehan energi dalam kehidupannya. Namun ketika upaya keras itu hanya berfokus pada energi dan bukan pada sumber energi itu sendiri, maka seseorang telah mengalami apa yang disebut “gagal fokus”.

Hal ini lah sebenarnya yang ingin Yesus ingatkan kembali pada para murid-Nya, yaitu agar mereka tidak hanya memfokuskan diri pada pencarian materi untuk kebutuhan hidup, tetapi lebih mengarahkan pada kehadiran Allah sumber dari energi tersebut, sebab selain roti yang mengenyangkan kebutuhan kita sehari-hari, ada hal yang lebih penting yaitu keberadaan roti hidup di tengah-tengah kehidupan manusia. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari tentunya, demikian juga dengan materi lainnya, tentu akan membuat kita kenyang dan dipuaskan. Namun kebutuhan fisik semata, tidak akan bertahan lama, setelahnya seperti biasa, kita akan kembali lapar. Tidak demikian dengan roti hidup, yang dapat mengenyangkan dan melegakan kita sampai selama-lamanya.

“Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal..” (Yoh. 6:27). Konsep kerja orang Kristen jauh lebih daripada hanya sekedar memenuhi kebutuhan fisik, Tuhan mau kita bekerja atas dasar iman, yang akan melengkapi dan menyempurnakan kebutuhan hidup kita, dengan demkian, kita dapat menikmati kehadiran-Nya di dunia ini, seperti kita menikmati roti. Bedanya adalah apa yang Tuhan tawarkan merupakan energi untuk hidup yang kekal.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...