Mengingat Kuasa Tuhan

Mazmur 74

Belum ada komentar 142 Views

Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi, musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuat-Nya. (Mzm. 74:17)

Kalah dan malu adalah dua hal yang bisa muncul secara bersamaan ketika manusia berada pada titik tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi kekuatan yang lebih besar dari dirinya. Kekalahan akan semakin berdampak buruk jika kekalahan itu disertai dengan ejekan atau hinaan yang menimbulkan rasa malu.

Ketika bait suci yang adalah simbol kehadiran Allah dan kehormatan bangsa Israel dirusak oleh musuh, perasaan kalah dan malu itu muncul, dan dituangkan dalam nyanyian ratapan. Pertanyaan berapa lama lagi orang-orang menista mereka, adalah pertanyaan yang menandakan betapa mereka sudah tidak tahan dengan hinaan musuh yang berhasil merusak kehormatan mereka sebagai umat pilihan Allah. Namun di titik kalah dan lelah itu, mereka tetap memilih untuk mengingat kuasa Tuhan, Pencipta langit dan bumi, terang dan gelap, dan yang juga menetapkan batas bumi dan musim. la adalah Allah dan Raja atas semesta. Hal ini menimbulkan pengharapan dan kekuatan untuk tetap berjalan di tengah penderitaan.

Jika ada situasi yang membuatmu merasa kalah dan malu, jangan putus asa karena pengalaman itu. Tetaplah andalkan kekuatan Tuhan, karena semua pergumulan itu ada batasnya. Pilihlah untuk mengingat kuasa Tuhan dan tetaplah menyembah-Nya karena kalah dan malu ada batasnya, tak selamanya dialami. Dalam hidup ini hanya ada satu yang tak terbatas, kuasa Tuhan dalam hidup kita. [Rambu Bangi Roni]

DOA:
Tuhan aku percaya Engkau tidak pernah meninggalkanku, aku akan tetap mengingat, Engkau Tuhan yang berkuasa atas hidupku. Amin.

Ayat Pendukung: 1 Raj. 18:17-40; Mzm. 74; Why. 20:7-15
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...