Mengingat Janji Tuhan

Kejadian 50:22-26

Belum ada komentar 188 Views

Berkatalah Yusuf kepada saudara-saudaranya: “Tidak lama lagi aku akan mati; tentu Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya (Kej. 50:24)

Keturunan Yakub berada di Mesir selama 430 tahun (Kel. 12:40), sampai kepada zaman Musa. Sebuah periode waktu yang lama, generasi pun sudah berganti beberapa kali. Dalam kurun waktu itu, orang Israel menjadi makin banyak sampai muncullah Raja Mesir yang tak lagi mengenal Yusuf. Lalu, peristiwa keluaran terjadi di bawah kepemimpinan Musa. Saat peristiwa keluaran, Musa membawa tulang-tulang Yusuf menuju tanah perjanjian (Kel. 13:19), sebagaimana pernah dipesankan Yusuf kepada keluarganya. Pesan itu rupanya terus disampaikan turun-temurun.

Yusuf tidak tahu kapan keluarganya dapat kembali ke Kanaan. Karena ia sudah tua dan hampir mati, maka ia menitipkan pesan kepada “saudara-saudaranya”. Yang dimaksud di sini, tentu adalah keluarga besarnya: generasi anak, cucu, sampai cicit yang Israel miliki saat itu, meskipun dalam ayat 25 tertulis “anak-anak Israel”. Yusuf menitipkan pesan karena ia yakin bahwa Allah akan membawa orang Israel kembali ke Kanaan. Iman membuat Yusuf yakin bahwa ia bisa dimakamkan kembali di Kanaan. Perkataan Yusuf kepada kaum keluarganya bukan hanya mengenai tulang-tulang yang perlu dibawa. Namun, dalam perkataan itu terdapat pesan untuk terus percaya kepada Allah; agar keturunannya terus mengingat janji Tuhan.

Menyampaikan iman tentang keselamatan dan kasih Tuhan adalah tugas kita kepada generasi setelah kita. Sehingga mereka dapat berpegang kepada janji Tuhan. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Percaya pada Tuhan bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk disampaikan menjadi pengingat bagi generasi-generasi setelah kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; Kej. 49:29:50:14; Rm. 14:13-15:2
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...
  • MISSION IMPOSSIBLE
    Mazmur 105:1-6, 37-45
    Dibuka-Nya gunung batu, terpancarlah air, lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai. (Mazmur 105:41) Dalam menjalani kehidupan, mungkin kita...