Menghadirkan Kerajaan Allah

Markus 1:14-20

Belum ada komentar 114 Views

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Mrk. 1:15)

Segera setelah Yohanes Pembaptis ditangkap penguasa, Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat.” Telah sejak lama, para ahli Biblika menyelidiki dari mana Yesus mendapat istilah “Kerajaan Allah,” sebab dalam Perjanjian Lama tidak ditemukan istilah ini. Willard M. Swartley, Covenant of Peace: The Missing Peace in New Testament Theology and Ethics (Grand Rapids, MI: William B. Eerdmans Publishing Co. 2006, hlm. 13-17) menyebutkan bahwa istilah tersebut bisa ditemukan dalam Targum Yesaya (tafsiran Kitab Yesaya dalam bahasa Aram, bahasa yang digunakan orang-orang Yahudi di zaman Yesus), tepatnya Yesaya 52:7.

Dalam ayat tersebut, Kerajaan Allah erat berkait dengan perdamaian, kebaikan dan keselamatan. Inilah misi utama Yesus di dunia, ketika Ia menyatakan bahwa waktunya telah genap bagi Kerajaan Allah untuk dinyatakan. Misi ini jugalah yang seharusnya menjadi misi para pengikut Kristus di mana pun juga Tuhan menempatkan kita. Misi untuk menciptakan budaya tandingan terhadap budaya kekerasan dan politik identitas yang sering membawa kekacauan dan permusuhan di masyarakat.

Waktunya telah genap bagi para pengikut Kristus untuk melanjutkan misi yang sudah dimulai oleh Yesus di dunia, agar Kerajaan Allah yang penuh dengan perdamaian, kebaikan, dan keselamatan dapat dihadirkan dan diwujud-nyatakan. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Misi Yesus adalah menghadirkan Kerajaan Allah di mana perdamaian, kebaikan, dan keselamatan diwujud-nyatakan. Itulah juga misi kita.

Ayat Pendukung: Yun. 3:1-5, 10; Mzm. 62:6-13; 1Kor. 7:29-31; Mrk. 1:14-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...