Mengecap Dan Melihat Kebaikan Tuhan

Mazmur 34:2-9

Belum ada komentar 2045 Views

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! (Mzm. 34:9)

Mengecap suatu makanan dapat menyebabkan ekspresi tertentu pada wajah kita. Mengecap makanan kecut dapat menyebabkan ekspresi wajah kita jelek karena kita terkejut atau tidak suka dengan rasa kecut itu. Demikianlah tubuh kita bereaksi terhadap makanan dan minuman kecut atau masam. Makin kecut dan masam, makin jelek atau aneh ekspresi yang ditunjukkan oleh wajah kita.

Pemazmur Daud menyatakan ekspresinya setelah dia mengecap dan melihat kebaikan Tuhan. Pemazmur mengalami keselamatan dari marabahaya. Oleh karena itu, Pemazmur ingin memuji Tuhan selamanya (ay. 2). Wajahnya menjadi berseri-seri karena sukacita yang tak mudah diganti (ay. 6). Kata Pemazmur, “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!” Mengecap dan melihat kebaikan Tuhan sungguh membuat Pemazmur bergairah dalam hidup. Ada energi yang terpancar dari diri, energi sukacita yang memberdayakan hidup. Ada perasaan bahagia meluap ketika mengecap dan melihat kebaikan Tuhan.

Pada dasarnya, kebaikan Tuhan itu melimpah ruah di ruang dan waktu hidup kita. Jika kita dapat mengecap dan melihat kebaikan Tuhan, maka sungguh hidup kita akan berubah. Walaupun kesusahan tetap terjadi dalam hidup kita, kita percaya, Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Jadi, tunggu apa lagi? Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan! [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, aku ingin mengecap dan melihat kebaikan-Mu di sepanjang hidupku agar aku tetap berdaya demi kemuliaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:2-9; 1Raj. 2:1-9; Mat. 7:7-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Mengenalku
    Mazmur 139:1-12, 23-24
    Selidikilah aku, ya Allah, dan selamilah hatiku, ujilah aku dan ketahuilah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23) Maya duduk hening di bangku...
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...