Mengapa Bertengkar

Belum ada komentar 40 Views

Menilik peristiwa yang terjadi sehari-hari dalam kehidupan kita, ada kecenderungan setiap orang untuk menjadikan diri sendiri sebagai pusat dan bahkan ingin menjadi yang terbesar dan berkuasa melebihi orang lain disekitarnya. Akibatnya, seperti yang terjadi pada para murid Yesus, mereka tidak tersentuh dengan pergumulan dan keprihatinan sesamanya. Bahkan tanpa rasa malu mereka akan secara terbuka mempertengkarkan ambisi dan agenda pribadinya.

“Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran  di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? (Yak.4:1-2).

Ternyata ketika seseorang menginginkan banyak hal, pola hidupnya dikuasai oleh hawa nafsu dan apabila yang diinginkan tidak terpenuhi, kemudian ia akan menjadi gusar dan cenderung menciptakan pertengkaran dengan yang lain. Yakobus menasehati supaya para pengikut Kristus tidak melandasi kehidupannya pada hikmat dari dunia yang hanya mampu menyebarkan luka-luka batin kepada banyak orang, melainkan pada hikmat yang dari atas yang senantiasa berupaya menyembuhkan setiap luka-luka batin dari sesama yang sedang menderita.

Hidup menurut hikmat Allah atau hikmat yang dari atas adalah hidup yang senantiasa menghadirkan damai-sejahtera Kristus. Oleh karena itu model penyelesaian konflik selalu dilandaskan pada kasih dan pengampunan Kristus. (Yak 3:13-18)

Hidup yang dilandasi oleh hikmat dari atas, yaitu dari Allah selalu bersifat membebaskan dan membangun. Oleh sebab itu kedudukan yang mulia bukan karena seseorang berhasil memerintah dan memaksa orang lain untuk melayani dia, tetapi sebaliknya apabila dia mampu menunjukkan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik  bagi sesamanya.

Atas hikmat yang manakah kita telah membangun kehidupan saat ini ?

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #MenangislahYesus
    Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130; Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
    Apakah di tahun ini, Saudara kehilangan orang yang Saudara kasihi? Kematian adalah bagian dari kefanaan hidup kita dan ketika...
  • Tuhan melihat hati
    1 Samuel 16:1-13; Mazmur 23; Efesus 5:8-14; Yohanes 9:1-41
    Apa dasar dari pemilihan yang anda lakukan? Setiap pilihan dibuat berdasarkan pertimbangan, apa pun pertimbangan itu. Pertimbangan akan memperhitungkan...
  • #DariPersinggahan KePersinggahan
    Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-42
    Pernahkah anda mengalami perpindahan domisili dari satu daerah ke daerah lain? Perpindahan dapat memberikan perasaan gembira namun sekaligus bingung,...
  • Engkau Akan Menjadi Berkat
    Kej. 12:1-4, Maz. 121, Rom. 4:1-5, 13-17, Yoh. 3:1-17
    Kita amat terbiasa dengan kenyamanan yang kita miliki. Kehilangan kenyamanan biasanya menimbulkan reaksi protes dan mempertahankan diri. Kecenderungan kenyamanan...
  • Hidup dari Firman
    Matius 4:1-11
    Allah yang penuh kasih, Firman-Mu memberi kekuatan kepada Yesus ketika Ia dicobai. Firman-Mu memimpin kami dalam gurun pencobaan. Kami...
Kegiatan