Mengapa Bertengkar

Belum ada komentar 46 Views

Menilik peristiwa yang terjadi sehari-hari dalam kehidupan kita, ada kecenderungan setiap orang untuk menjadikan diri sendiri sebagai pusat dan bahkan ingin menjadi yang terbesar dan berkuasa melebihi orang lain disekitarnya. Akibatnya, seperti yang terjadi pada para murid Yesus, mereka tidak tersentuh dengan pergumulan dan keprihatinan sesamanya. Bahkan tanpa rasa malu mereka akan secara terbuka mempertengkarkan ambisi dan agenda pribadinya.

“Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran  di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? (Yak.4:1-2).

Ternyata ketika seseorang menginginkan banyak hal, pola hidupnya dikuasai oleh hawa nafsu dan apabila yang diinginkan tidak terpenuhi, kemudian ia akan menjadi gusar dan cenderung menciptakan pertengkaran dengan yang lain. Yakobus menasehati supaya para pengikut Kristus tidak melandasi kehidupannya pada hikmat dari dunia yang hanya mampu menyebarkan luka-luka batin kepada banyak orang, melainkan pada hikmat yang dari atas yang senantiasa berupaya menyembuhkan setiap luka-luka batin dari sesama yang sedang menderita.

Hidup menurut hikmat Allah atau hikmat yang dari atas adalah hidup yang senantiasa menghadirkan damai-sejahtera Kristus. Oleh karena itu model penyelesaian konflik selalu dilandaskan pada kasih dan pengampunan Kristus. (Yak 3:13-18)

Hidup yang dilandasi oleh hikmat dari atas, yaitu dari Allah selalu bersifat membebaskan dan membangun. Oleh sebab itu kedudukan yang mulia bukan karena seseorang berhasil memerintah dan memaksa orang lain untuk melayani dia, tetapi sebaliknya apabila dia mampu menunjukkan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik  bagi sesamanya.

Atas hikmat yang manakah kita telah membangun kehidupan saat ini ?

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Penolakan
    Markus 8: 31-38
    Paradoks kehidupan diajarkan Tuhan Yesus kepada para murid, sebelum la memasuki jalan Salib. Seolah merupakan jalan yang sudah ditetapkan,...
  • Padang Gurun
    Markus 1: 9-15
    Sebelum Tuhan Yesus dipimpin Roh Kudus memasuki padang gurun, la dibekali kalimat peneguhan yang memberi-Nya energi baru. “Engkaulah Anak-Ku...
  • Di Sini dan Saat Ini
    Markus 9:2-9
    Peristiwa Transfigurasi Kristus merupakan peristwa yang sangat penting bagi para murid Yesus dan bagi dunia. Dalam peristiwa ini, Tuhan...
  • Siapakah yang membutuhkan Tuhan ?
    Yesaya 40: 21-31
    Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Perasaan saya dalam ibadah hari ini sangat beragam, merasa gembira karena sudah akan...
  • Mengajar Dengan Kuasa
    Markus 1:21-28
    Pada waktu itu bukan hanya Yesus satu-satunya yang menyampaikan Firman Tuhan, ada juga ahli-ahli Taurat dan banyak orang Farisi...