Mengampuni = Memulihkan Diri

Mengampuni = Memulihkan Diri

1 Komentar 65 Views

Masa Lalu Yusuf yang sangat buruk karena mengalami kekerasan dari kakak-kakaknya, tentu saja menyakitkan. Herannya, Yusuf tidak lagi memperhitungkan itu sebagai pengalaman yang buruk. Ia bahkan mengatakan bahwa Allahlah yang yang menyuruh Yusuf ke Mesir, sekalipun ia datang ke Mesir karena kejahatan kakak-kakaknya. Mengapa Yusuf dapat tegar dan tangguh seperti itu?

Kuncinya adalah pada pengampunan. Yusuf telah berhasil mengampuni kakak-kakaknya yang telah menorehkan luka dalam dirinya, dengan kekuatan kasih dan pengampunan dari Tuhan. Pengalaman yang sangat radikal dalam diri seorang yang telah dilecehkan oleh orang-orang yang dikasihinya.

Masalah yang dialami pada waktu Yusuf muda atau kecil, bisa jadi mirip dengan pengalaman kita. Tanpa kita sadari orang-orang di sekitar kita melecehkan emosi kita dengan membuat kita merasa bahwa kita tidak berharga. Akibatnya, kita sangat sensitif jika ada seseorang yang tampaknya merendahkan harga diri kita.

Saudara, berita gembira bagi kita: Tuhan dapat memulihkan kita. Saat kita membuka hati kita dan mengatakan, “Ya Tuhan, saya membuka hati saya untuk mengampuni dan dipulihkan!” Maka kasih Ilahi itu akan bekerja dengan penuh kuasa dalam diri kita.

Pertanyaannya:

  1. Apakah kita pernah mengalami perendahan harga diri selama hidup kita sejak kita lahir?
  2. Apakah kita bersedia dipulihkan oleh Tuhan dengan cara membuka diri agar kuasa pengampunan Kristus di kayu salib menyentuh hati kita?

 

Salam Pemulihan,
Riajos

1 Comment

  1. justin

    Saya juga mempunyai pengalaman yang pahit. dan selama saya menyimpan dendam, hidup saya tidak tenang. puji Tuhan setelah saya mengampuni orang tersebut saya merasakan hidup saya kembali bersemangat. Syukur kepada Tuhan atas kasihnya. Amen

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Serving, Kekuatan Melayani
    Markus 10:35-45
    Apakah anda punya saudara sekandung? Zebedeus memiliki setidaknya 2 anak dalam bacaan kita yang rupanya senang menjadi pengikut Yesus....
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....