MENGAMPUNI

Lukas 23:33-43

Belum ada komentar 550 Views

Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Luk. 23:34)

Hayes pernah memberikan perumpamaan tentang menahan pengampunan atau pemaafan. Ia mengatakan, “Orang yang tidak memaafkan ibarat orang yang terkena sabetan clurit dari seseorang dan membawanya kemana-kemana. Karenanya, kemana-mana pula ia tetap membawa celurit itu.”

Setelah penyaliban, para prajurit membagi pakaian yang dipakai Yesus sebagai jatah karena mereka telah selesai bertugas. Masing-masing mengambil satu bagian pakaian, sehingga hanya satu bagian yang tersisa, yaitu jubah. Mereka juga merampas baju dalam-Nya, yang berarti merenggut martabat-Nya sebagai manusia. Namun, Ia mengampuni mereka. Ia mengasihi mereka dan Ia meminta kepada Bapa untuk mengampuni mereka. Yesus tidak menyimpan kemarahan atau rasa getir di hati. Ia memilih menunjukkan kasih-Nya yang besar itu kepada mereka yang telah menyakiti-Nya.

Begitu pula kita, bisa jadi banyak orang telah menyakiti kita. Namun, kita patut meneladani Kristus untuk mengasihi orang- orang yang telah menyakiti kita. Saat kita meminta kepada Allah untuk menolong kita mengampuni orang lain, Ia tentu akan menolong kita. Ketika kita mengampuni, kita akan terlepas dari rasa sakit dan kepahitan hati yang selama ini membelenggu kita. Memaafkan orang lain kita lakukan bukan karena ia atau mereka pantas untuk dimaafkan, namun karena kita layak untuk mendapatkan damai. Kita tidak perlu “celurit” itu. Yang kita perlukan adalah kasih Tuhan. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Mengalami damai melalui pengampunan.

Ayat Pendukung: Yer. 23:1-6; Mzm. 46; Kol. 1:11-20; Luk. 23:33-43
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...