Mengambil Langkah Pertama

Rut 2:1-16

Belum ada komentar 82 Views

Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit …. (Rut 2:3)

Ada sebuah cerita yang barangkali Anda pernah dengar, yakni ada seorang yang rumahnya kebanjiran dan ia berdoa memohon pertolongan Tuhan. Orang pertama lewat menawarkan bantuan, tetapi ia menolak. Orang kedua pun ditolaknya. Datanglah orang ketiga menawarkan bantuan, ketika ia sudah berada di atas genteng menggunakan perahu karet. Namun, ia tetap menolak dengan alasan, “Saya sudah berdoa kepada Tuhan, saya akan menunggu Tuhan bertindak!” Dalam peristiwa ini, apakah Tuhan belum bertindak?

Rut menjadikan tanah Israel yang asing sebagai rumahnya. Daripada menggantungkan hidup pada Naomi atau menunggu keberuntungan, Rut secara aktif berinisiatif. Dia mulai bekerja. Dia tidak malu mengakui kebutuhannya dan bekerja keras untuk memenuhinya. Ketika Rut bekerja di ladang maka Allah menyediakan segalanya bagi Rut. Jika saat ini kita sedang menunggu pertolongan Tuhan, pertimbangkanlah, bisa jadi Tuhan ingin kita bertindak atau membuat langkah awal.

Tuhan adalah Tuhan yang membiarkan anak-anak-Nya untuk bekerja dan bertindak. Manusia adalah mahluk rasional yang bisa memutuskan sesuatu atau melakukan sesuatu. Agustinus berkata, “Berdoalah seolah semua bergantung kepada Tuhan dan bertindaklah seolah semua bergantung kepadamu.” Kita harus berdoa, tetapi juga harus bertindak. Tindakan kita sesungguhnya koheren dengan doa kita. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan ajarlah aku taat melakukan apa yang menjadi bagianku.

Ayat Pendukung: Mzm. 37:1-17; Rut 2:1-16; Yak. 5:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...