Mengalirkan Air Hidup

Yohanes 7:37-39

Belum ada komentar 1240 Views

“Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” (Yoh. 7:38)

Bagi sebagian orang, mendaki gunung adalah hobi yang sangat menyenangkan. Meski lelah, namun batin terpuaskan. Untuk dapat menikmati pendakian yang menyenangkan, maka persiapan harus dilakukan dengan baik. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah air, sebab tidak semua gunung memiliki mata air yang bisa diminum. Air sangat berharga ketika berada di puncak gunung; air merupakan hal yang sangat berharga bagi siapa pun yang sedang mendaki. Karena itu, meminumnya harus hati-hati, dengan perhitungan.

Bacaan hari ini berbicara tentang “air sumber hidup.” Yesus menawarkan “air hidup” kepada setiap orang yang kehausan. Namun, rasa haus itu bukanlah tujuan utama Yesus. Yesus berkata bahwa siapa yang percaya kepada-Nya, dari dalam hati-Nya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Setelah menerima kelegaan, ada yang harus dilakukan, yakni “air hidup” itu harus dialirkan. Menarik, Yesus tidak berbicara bagaimana cara membendung atau menampung, tetapi bagaimana mengalirkan. Mengapa? Sebab, yang merasakan haus bukan hanya kita saja, tetapi orang lain juga. Kepada mereka itulah “air hidup” harus dialirkan.

“Air hidup” itu adalah Roh yang akan diterima oleh setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Roh itu memampukan setiap orang percaya untuk mengenal dan melakukan kehendak Tuhan dengan benar. Roh itu menyanggupkan orang percaya untuk meneruskan, mengalirkan anugerah Tuhan kepada orang lain! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Yesus memberikan “air hidup” bagi siapa yang percaya pada-Nya. Sebagai umat-Nya, kita harus mengalirkan “air hidup” itu.

Ayat Pendukung: Mzm. 33:12-22; Kel. 15:6-11; Yoh. 7:37-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...