Mengalirkan Air Hidup

Yohanes 7:37-39

Belum ada komentar 1201 Views

“Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” (Yoh. 7:38)

Bagi sebagian orang, mendaki gunung adalah hobi yang sangat menyenangkan. Meski lelah, namun batin terpuaskan. Untuk dapat menikmati pendakian yang menyenangkan, maka persiapan harus dilakukan dengan baik. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah air, sebab tidak semua gunung memiliki mata air yang bisa diminum. Air sangat berharga ketika berada di puncak gunung; air merupakan hal yang sangat berharga bagi siapa pun yang sedang mendaki. Karena itu, meminumnya harus hati-hati, dengan perhitungan.

Bacaan hari ini berbicara tentang “air sumber hidup.” Yesus menawarkan “air hidup” kepada setiap orang yang kehausan. Namun, rasa haus itu bukanlah tujuan utama Yesus. Yesus berkata bahwa siapa yang percaya kepada-Nya, dari dalam hati-Nya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Setelah menerima kelegaan, ada yang harus dilakukan, yakni “air hidup” itu harus dialirkan. Menarik, Yesus tidak berbicara bagaimana cara membendung atau menampung, tetapi bagaimana mengalirkan. Mengapa? Sebab, yang merasakan haus bukan hanya kita saja, tetapi orang lain juga. Kepada mereka itulah “air hidup” harus dialirkan.

“Air hidup” itu adalah Roh yang akan diterima oleh setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Roh itu memampukan setiap orang percaya untuk mengenal dan melakukan kehendak Tuhan dengan benar. Roh itu menyanggupkan orang percaya untuk meneruskan, mengalirkan anugerah Tuhan kepada orang lain! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Yesus memberikan “air hidup” bagi siapa yang percaya pada-Nya. Sebagai umat-Nya, kita harus mengalirkan “air hidup” itu.

Ayat Pendukung: Mzm. 33:12-22; Kel. 15:6-11; Yoh. 7:37-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...