Mengalirkan Air Hidup

Yohanes 7:37-39

Belum ada komentar 1142 Views

“Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” (Yoh. 7:38)

Bagi sebagian orang, mendaki gunung adalah hobi yang sangat menyenangkan. Meski lelah, namun batin terpuaskan. Untuk dapat menikmati pendakian yang menyenangkan, maka persiapan harus dilakukan dengan baik. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah air, sebab tidak semua gunung memiliki mata air yang bisa diminum. Air sangat berharga ketika berada di puncak gunung; air merupakan hal yang sangat berharga bagi siapa pun yang sedang mendaki. Karena itu, meminumnya harus hati-hati, dengan perhitungan.

Bacaan hari ini berbicara tentang “air sumber hidup.” Yesus menawarkan “air hidup” kepada setiap orang yang kehausan. Namun, rasa haus itu bukanlah tujuan utama Yesus. Yesus berkata bahwa siapa yang percaya kepada-Nya, dari dalam hati-Nya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Setelah menerima kelegaan, ada yang harus dilakukan, yakni “air hidup” itu harus dialirkan. Menarik, Yesus tidak berbicara bagaimana cara membendung atau menampung, tetapi bagaimana mengalirkan. Mengapa? Sebab, yang merasakan haus bukan hanya kita saja, tetapi orang lain juga. Kepada mereka itulah “air hidup” harus dialirkan.

“Air hidup” itu adalah Roh yang akan diterima oleh setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Roh itu memampukan setiap orang percaya untuk mengenal dan melakukan kehendak Tuhan dengan benar. Roh itu menyanggupkan orang percaya untuk meneruskan, mengalirkan anugerah Tuhan kepada orang lain! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Yesus memberikan “air hidup” bagi siapa yang percaya pada-Nya. Sebagai umat-Nya, kita harus mengalirkan “air hidup” itu.

Ayat Pendukung: Mzm. 33:12-22; Kel. 15:6-11; Yoh. 7:37-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...