Meneruskan Seruan Pertobatan

Markus 6:14-29

Belum ada komentar 60 Views

Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.” (Mrk. 6:14)

Ada banyak orang yang terpaksa meregang nyawa karena memperjuangkan kebenaran. Di Indonesia, kita dapat menyebut beberapa tokoh seperti Marsinah, Wiji Tukhul dan Munir Said Thalib. Mereka dibunuh atau dihilangkan karena dianggap mengancam. Namun, meski mereka dibunuh atau dihilangkan, gagasan mereka tentang perjuangan hak asasi manusia tetap hidup dan dilanjutkan oleh orang-orang lain. Ya, manusia dapat dibunuh atau dihilangkan, tapi tidak dengan ideologinya.

Yohanes Pembaptis adalah salah satu tokoh Alkitab yang dibunuh karenaberani menyuarakan kebenaran. Kata-katanya keras dan tajam. Keberanian Yohanes dalam menyuarakan kebenaran berimbas pada ancaman terhadap nyawanya. Ia lantas dibunuh atas permintaan Herodias yang menaruh dendam kepadanya. Kematian Yohanes, ternyata tidak membuat ideologinya tentang hidup dalam pertobatan mati. Melalui seruan-seruan pertobatan, Yohanes menjadi pembuka jalan bagi Kristus (bdk. Mrk. 1:1-8). Yesus meneruskan perjuangan Yohanes dalam menyerukan pertobatan. Kini, Yesus menjadi ancaman baru bagi para pelaku kejahatan. Dan seperti yang kita tahu, pada akhirnya, Yesus pun harus berhadapan dengan kematian karena dosa-dosa kita.

Kematian Yohanes telah membuka jalan bagi Yesus untuk melanjutkan seruan kebenaran dan pertobatan. Kematian Yesus pun telah membuka jalan bagi kita untuk hidup dalam pertobatan. Maukah kita melanjutkannya, meskipun ada banyak ancaman yang mengadang? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Hidup dalam pertobatan adalah hidup yang berani merisikokan diri di tengah tawaran dosa yang menggiurkan.

Ayat Pendukung: Am. 7:7-15; Mzm. 85:9-14; Ef. 1:3-14; Mrk. 6:14-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Siap Sedia, Jangan Lengah
    Matius 25:1-13
    “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu hari maupun saatnya” (Matius 25:13) Saat seorang istri mengandung dan usia kandungannya...
  • Waspada Akhir Zaman
    Matius 24:1-14
    “Namun, orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan diselamatkan.” (Matius 24:13) Banyak orang mencoba meramalkan akhir zaman berdasarkan perhitungannya...
  • Jangan Lupa RECHARGE
    Yosua 8:30-35
    Sesudah itu, Yosua membacakan seluruh perkataan hukum, baik berkat maupun kutuk, tepat seperti yang tertulis dalam kitab Taurat itu....
  • Ceritakan Siapa Allah
    Mazmur 78:1-7
    … tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian, karya-karya TUHAN yang masyhur dan kekuatan-Nya, perbuatan-perbuatan ajaib yang telah...
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...