Meneruskan Seruan Pertobatan

Markus 6:14-29

Belum ada komentar 55 Views

Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.” (Mrk. 6:14)

Ada banyak orang yang terpaksa meregang nyawa karena memperjuangkan kebenaran. Di Indonesia, kita dapat menyebut beberapa tokoh seperti Marsinah, Wiji Tukhul dan Munir Said Thalib. Mereka dibunuh atau dihilangkan karena dianggap mengancam. Namun, meski mereka dibunuh atau dihilangkan, gagasan mereka tentang perjuangan hak asasi manusia tetap hidup dan dilanjutkan oleh orang-orang lain. Ya, manusia dapat dibunuh atau dihilangkan, tapi tidak dengan ideologinya.

Yohanes Pembaptis adalah salah satu tokoh Alkitab yang dibunuh karenaberani menyuarakan kebenaran. Kata-katanya keras dan tajam. Keberanian Yohanes dalam menyuarakan kebenaran berimbas pada ancaman terhadap nyawanya. Ia lantas dibunuh atas permintaan Herodias yang menaruh dendam kepadanya. Kematian Yohanes, ternyata tidak membuat ideologinya tentang hidup dalam pertobatan mati. Melalui seruan-seruan pertobatan, Yohanes menjadi pembuka jalan bagi Kristus (bdk. Mrk. 1:1-8). Yesus meneruskan perjuangan Yohanes dalam menyerukan pertobatan. Kini, Yesus menjadi ancaman baru bagi para pelaku kejahatan. Dan seperti yang kita tahu, pada akhirnya, Yesus pun harus berhadapan dengan kematian karena dosa-dosa kita.

Kematian Yohanes telah membuka jalan bagi Yesus untuk melanjutkan seruan kebenaran dan pertobatan. Kematian Yesus pun telah membuka jalan bagi kita untuk hidup dalam pertobatan. Maukah kita melanjutkannya, meskipun ada banyak ancaman yang mengadang? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Hidup dalam pertobatan adalah hidup yang berani merisikokan diri di tengah tawaran dosa yang menggiurkan.

Ayat Pendukung: Am. 7:7-15; Mzm. 85:9-14; Ef. 1:3-14; Mrk. 6:14-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...