Menentang Penguasa

Mikha 2:1-13

1 Komentar 55 Views

“Janganlah ucapkan nubuat,” kata mereka itu, “orang tidak mengucapkan nubuat seperti itu! Noda tidak akan menimpa kita.” (Mi. 2:6)

Apa yang Anda lakukan jika orang hendak memberi sumbangan uang yang sangat besar untuk gereja Anda, tetapi uang itu hasil dari tindakan kriminal? Giuseppe Puglisi menolaknya dengan tegas. Sebagai imam di Palermo, Italia, ia berani berhadapan dengan Mafia Sisilia yang terkenal kejam. Ia menantang mereka secara terbuka dan menolak sumbangan mereka baik untuk perayaan keagamaan maupun untuk perbaikan gereja. Ia berusaha mengubah mental jemaatnya yang mendiamkan saja aksi para mafia itu. Akhirnya Puglisi dibunuh oleh Mafia Sisilia pada ulang tahunnya yang ke-56. Menentang penguasa lalim memang penuh risiko. Mereka memiliki segala sesuatu dan bisa melakukan apa pun yang mereka mau. Mereka pasti tidak suka bila ada orang yang berani menentang mereka.

Mikha pun menyatakan penghukuman Tuhan terhadap para penguasa tamak yang tidak segan-segan menyingkirkan orang lain demi mencapai tujuan mereka akan kekuasaan dan kekayaan. Hal itu menimbulkan kemarahan para penguasa kaya itu. Mereka menolak mendengarkan nubuatan Mikha, bahkan mereka berusaha menghentikannya.

Menentang penguasa lalim memang tidak mudah. Setiap orang yang ingin menentang mereka harus berani menanggung risiko besar. Karena itu, tidak heran jika sebagian orang memilih untuk diam dan membiarkan saja tindakan kriminal mereka, apalagi jika mereka juga mendapat keuntungan dengan menjadi sekutunya. Bagaimana dengan kita? [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Diam tidak selalu berarti emas, tetapi bicara bisa berarti bencana.

Ayat Pendukung: Mazmur 80:2-8, 18-20; Mi. 2:1-13; Mat. 24:15-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Hermanto Murniadi

    Sungguh renungan diatas patut dijadikan rujukan bagi kita semua dalam bersikap nenghadapi situasi serupa, yang saya yakini sering kita hadapi.

    Apakah kita siap untuk berbicara atau kita memilih diam menghindari bencana?

    Patut dijadikan pokok bahasan dalam PA atau Forum Persekutuan lain.

    Seperti kata-2 emas Kamala Harris: The decency (should be) back …

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...