Mendewakan Kekuatan Sendiri

Habakuk 1:5-17

Belum ada komentar 40 Views

Maka berlarilah mereka, seperti angin dan bergerak terus; demikianlah mereka bersalah dengan mendewakan kekuatannya. (Hab. 1:11)

 

Berbangga hati dengan apa yang dimiliki tidak dilarang. Tetapi ketika kebanggaan berubah menjadi mendewakan, maka menjadi tidak baik, berbahaya.

 

Bangsa Kasdim terkenal sebagai bangsa yang sangat bangga dengan kekuatannya. Kebanggaan yang telah berubah menjadi kesombongan, sehingga ia merasa tak terkalahkan oleh siapa pun. Saat menyerang bangsa lain, ia layaknya dewa yang kejam, tidak ragu-ragu membinasakan siapa saja yang dipandang musuh. Itu sebabnya, mereka sangat ditakuti bangsa-bangsa lain. Juga bangsa Yehuda menjadi sangat ketakutan ketika bangsa Kasdim datang dan menyerang. Tetapi sesungguhnya, melalui bangsa Kasdim, Tuhan mendidik Yehuda bahwa orang yang mengandalkan dan mendewakan kekuatannya sendiri pasti akan binasa. Orang yang mengandalkan dirinya sendiri akan mendapatkan hukuman Tuhan, oleh karena melupakan Tuhan yang Mahakuasa sumber kekuatan sejati umat manusia. Tuhan tidak ingin Yehuda mengalami hukuman. Karena itu, Tuhan memperingatkan Yehuda melalui nabi Habakuk.

 

Kita, umat Tuhan di masa kini juga memiliki banyak potensi atau sumber kekuatan berupa pengetahuan, kepandaian, uang, harta benda dan sebagainya. Berapa banyak dari kita yang mengandalkan bahkan mendewakannya, menganggapnya sebagai segala-galanya? Bukankah semua itu berasal dari Tuhan Sang Mahapencipta dan Mahakuasa? Mengapa bukan Tuhan yang kita andalkan? (Pdt. Henni Herlina)

 

DOA:

Ajar kami untuk menjadikan Engkau segala-galanya dalam hidup kami. Amin.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SUKACITA
    Lukas 10:21-24
    Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,...
  • Ketika Sudah Tua
    Kejadian 27:1-17
    Ketika Ishak sudah tua dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak bisa melihat lagi …. (Kej. 27:1) Kehidupan bukan...
  • Pertolongan Yang Tepat
    Kejadian 25:19-27
    Berdoalah Ishak kepada Tuhan untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; Tuhan mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung. (Kej....
  • Peringatan
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya (Mat. 11:20) Sebuah...
  • Menguji
    1 Yohanes 4:1-6
    Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak...
Kegiatan