Mendengarkan Suara Tuhan

Mazmur 81

Belum ada komentar 37 Views

“Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku!” (Mzm. 81:14)

Seseorang masih dapat tertidur lelap walaupun berada di ruangan dengan suara musik atau suara obrolan yang cukup kencang. Mengapa? Jawabannya adalah karena sebenarnya otaklah yang memutuskan suara yang benar-benar ingin didengarkan. Jadi, ternyata, mendengarkan bukan hanya pekerjaan telinga, tetapi juga pekerjaan bagian otak kita.

Mendengarkan suara Tuhan mengandalkan pekerjaan otak dan hati. Jika otak dan hati kita terarah bukan kepada Tuhan, maka sebaik apa pun suara Tuhan tidak akan terdengar oleh kita. Umat Israel yang digambarkan Pemazmur 81 adalah umat yang degil hatinya. Kata “degil” berkaitan erat dengan sikap keras yang tertutup. Jadi, kalau umat Israel dikatakan degil hati, itu berarti umat Israel bersikap keras menutup hati; mereka tidak mau mendengarkan suara Tuhan yang menghendaki kebaikan dan kebenaran. Umat Israel lebih mengikuti pikiran dan rencananya sendiri (ay. 12-13). Dengan sikap seperti ini, umat tentu akan menerima konsekuensinya, yaitu celaka.

Kita tahu, Allah adalah kasih. Suara-Nya adalah suara kasih yang menyelamatkan seluruh ciptaan-Nya. Kalau kita akrab dengan firman Allah, membuka pikiran dan hati kita kepada firman-Nya, kita pun akan mampu mendengarkan suara Allah, suara yang mengantar kita kepada kehidupan yang baik dan benar. Oleh karena itu, marilah kita terus berjuang untuk selalu mendengarkan suara Allah. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, biarlah Roh Kudus-Mu menolong supaya aku senantiasa mendengarkan suara-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 81; Yer. 31:1-6; Yoh. 6:35-40
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...