Mendengar Suara Tuhan

Mazmur 95

Belum ada komentar 373 Views

Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Jangan keraskan hatimu seperti di Meriba …. (Mzm. 95:7-8)

Apa alasan utama kita tidak mau mendengar pendapat orang lain? Kita merasa sudah tahu! Ya, kalau sudah tahu mengapa harus mendengar lagi? Sikap ini berbahaya. John Wheeler, seorang fisikawan mengatakan, “Saat pengetahuan kita bertambah, sifat ketidakpedulian kita juga semakin besar.” Dengan kata lain, kesombongan akan menutupi mata hati kita untuk melihat kebenaran. Sebaliknya, orang yang rendah hati akan selalu melihat dan mendengar sehingga hidupnya akan menjadi semakin lebih baik.

Israel, selain mempunyai sebutan umat pilihan Allah juga punya julukan bangsa yang tegar tengkuk; bangsa yang sulit untuk mendengar dan melakukan apa yang diperintahkan Allah. Contohnya ketika mereka berada di Meriba, kisahnya dicatat dalam Keluaran 17:1-7. Mereka bersungut-sungut lantaran kekurangan air. Mereka disebut “suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku” (Mzm. 95:10). Akibat ulah mereka, TUHAN mendatangkan penghukuman. Fatal. Mereka tidak akan masuk ke tempat perhentian TUHAN!

Tentu, TUHAN tidak menginginkan kita seperti Israel yang tegar tengkuk. Ia ingin kita mendengar suara-Nya. Mendengar berarti sekaligus melakukannya. Bagaimana TUHAN memperdengarkan suara-Nya? Ada banyak cara. Bisa melalui mimbar gereja, perenungan saat teduh, pembinaan iman, teguran teman atau peristiwa kehidupan. Pada saat kita mendengar- Nya, jangan pernah mengeraskan hati! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Mendengar suara TUHAN artinya bersedia melakukan apa yang didengar!

Ayat Pendukung: Mzm. 95; Kel. 16:9-21; Ef. 2:11-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...