Mencari bukan Menghakimi

Lukas 15: 1-7

Belum ada komentar 140 Views

Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Luk. 15:5)

Hatori Toujuuro pernah mengatakan, “Ketika manusia merasa dirinya yang paling benar, manusia bisa menjadi sangat kejam”. Merasa diri paling benar membuat kita buta untuk melihat kelemahan diri. Kondisi ini membuat kita begitu mudah dan cepatnya untuk menunjuk jari dan menuduh orang lain sebagai pendosa daripada mengakui kesalahan diri sendiri atau melakukan pertobatan. Ini adalah sebuah bentuk kekejaman terhadap sesama. Sikap seperti inilah yang diperlihatkan oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dalam teks Lukas 15:1-7.

Perumpamaan Yesus mengenai gembala yang mencari satu ekor domba yang hilang memperlihatkan pentingnya mencari dan membawa mereka yang terhilang karena dosa dan bukan menghakimi dan mengucilkannya. Yesus memperlihatkan belas kasih Allah kepada mereka yang jatuh dalam dosa, mengakui kesalahan, dan mau kembali kepada Allah. Allah adalah Allah yang mencari, merangkul, memberi pengampunan, dan kesempatan baru untuk pembaruan hidup.

Pesan perumpamaan ini hendaknya menyentuh hati kita. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang tidak pernah berbuat kesalahan. Tetapi kita adalah orang berdosa yang dikasihi Allah. Oleh sebab itu, mari kita menjadi gembala bagi sesama. Kita dipanggil untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan yang mencari dan menyelamatkan yang hilang, bukan untuk menghakimi atau mengucilkan mereka. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Kesalahan terbesar manusia adalah ketika ia merasa dirinya paling benar.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 9:1-13; Mzm. 61; Luk. 15:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...