Memuliakan Allah

Markus 7:1-8

Belum ada komentar 60 Views

Jawab-Nya kepada mereka, “Tepatlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik, seperti ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku. (Markus 7:6)

Segala sesuatu yang kita lakukan dengan sepenuh hati biasanya akan membuahkan hasil yang baik atau, setidaknya, memberi sukacita. Namun, segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan sepenuh hati hanya akan menghasilkan kepura-puraan dan keterpaksaan. Tidak ada sukacita di dalamnya.

Pengutipan nubuat Yesaya yang dilakukan oleh Yesus ini berada dalam konteks perdebatan mengenai perintah Allah dan adat istiadat manusia. Tentu saja, Yesus tidak anti terhadap kebersihan. Yang hendak ditekankan oleh Yesus adalah bahwa kehendak Allah seharusnya diutamakan melebihi segala sesuatu. Maka, Yesus pun berbicara tentang bagaimana seharusnya manusia memuliakan Allah. Tidak cukup hanya dengan perkataan semata, memuliakan Allah haruslah lahir dari hati yang bersungguh-sungguh. Sebab, memuliakan Allah bukan sekadar kata-kata, melainkan juga harus terwujud dalam setiap perbuatan. Dengan demikian, segala sesuatu yang dilakukan didasari oleh ketulusan dan kesungguhan, bukan keterpaksaan atau kepura-puraan. Itulah yang sungguh-sungguh dikehendaki oleh Allah.

Kita sering menyatakan bahwa kita ingin menyenangkan hati Tuhan. Artinya, kita ingin memuliakan Tuhan. Dengan apakah kita memuliakan dan menyenangkan hati Tuhan? Mari kita memuliakan dan menyenangkan hati-Nya dengan melakukan setiap kehendak-Nya, baik melalui perkataan maupun perbuatan kita. Dan semuanya itu hendaknya lahir dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ajar kami untuk memuliakan-Mu dengan sepenuh hati kami, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 29:13-16; Mzm. 112:1-9; Mrk. 7:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kasih Sayang
    Mikha 7:18-20
    Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha...
  • Realistis Tapi Berpengharapan
    Mazmur 121
    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi....
  • Kecil Tetaplah Berharga
    Matius 18:10-14
    “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya tersesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan...
  • DOSA
    Kejadian 4:1-16
    Firman TUHAN kepada Kain, “…Bukankah wajahmu akan berseri-seri jika engkau berbuat baik? Namun, jika engkau tidak berbuat baik, dosa...
  • Jujur dan Rendah Hati
    Mazmur 32
    Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku mengakui pelanggaran-pelanggaranku kepada TUHAN” dan Engkau telah mengangkat beban...