Memuji Kebaikan Allah

Mazmur 34:2-9

Belum ada komentar 54 Views

Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita. (Mzm. 34:3)

Penghargaan Nobel merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada orang-orangyangdianggap berkontribusi penting bagi dunia. Penghargaan ini adalah penghargaan tertinggi bagi para ilmuwan atas riset mereka yang luar biasa dan bermanfaat bagi masyarakat; juga diberikan kepada orang-orang yang berjasa atau berkontribusi besar bagi kebaikan dunia. Mengapresiasi prestasi atau kebaikan adalah baik, sekaligus menuntut kewaspadaan. Sebab, penghargaan dapat membuat orang merasa lebih hebat dan penting dari yang lain.

Mazmur 34 ini, mengingatkan tentang dasar dan tujuan kebanggaan yang sesungguhnya, yaitu TUHAN. Pemazmur mengalami penindasan dankesesakan. Ia tidak berdaya. Pemazmur tidak mampu menyelamatkan dirinya dari penderitaan dan penindasan yang ia alami. Karena itu, ia berseru memohon pertolongan Tuhan. Tuhan menjawab dan melepaskan pemazmur dari kesesakannya. Pertolongan Tuhan menyelamatkan dan menyukakan pemazmur. Kebaikan Tuhan menyelamatkan hidupnya, dipuji dan disaksikan oleh pemazmur.

Pemazmur bermegah oleh karena Tuhan dan kebaikan-Nya, dan ia mengajak semua orang untuk melakukan hal yang sama. Yaitu, menyadari kebaikan dan pertolongan Tuhan yang menyelamatkan hidup kita. Refleksi dan ungkapan syukur atas kebaikan Tuhan yang telah kita terima, kita nyatakan dengan melakukan kebaikan bagi sesama dan bagi dunia yang dikasihi oleh Allah. Kita memuji kebaikan Allah dengan meneruskan kebaikan-Nya. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami untuk menyadari dan mensyukuri kebaikan yang kami terima dari-Mu dan meneruskan kebaikan-Mu kepada dunia. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:2-9; 2Raj. 20:12-19; Ibr. 7:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...