Memilih Kehidupan

Ulangan 30:19

Belum ada komentar 180 Views

Tidaklah mudah untuk hidup dengan setia di dunia yang penuh dengan sifat mendua. Batas antara cinta dan benci, kebaikan dan kejahatan, keindahan dan rupa buruk, sikap kepahlawanan dan pengecut, tidak terlalu jelas dan sulit untuk dilihat. Meskipun sulit, kita harus belajar menentukan pilihan-pilihan yang bijaksana.

“Memilih kehidupan”, itulah panggilan Allah bagi kita. Dalam hidup ini, kita diharuskan untuk memilih. Kehidupan dan kematian selalu membayangi kita baik itu dalam imajinasi, pikiran, kata-kata, sikap, dan tindakan kita, bahkan ketika kita diam saja.

Di balik tindakan yang menyatakan pilihan kita atas kehidupan, masih saja dapat tersimpan pikiran dan perasaan yang cenderung kepada kematian. Pertanyaan yang paling penting bukanlah, “Apakah saya membunuh ?” tetapi “Apakah saya membawa berkat atau kutuk ?” Sebab, tindakan membunuh hanyalah keputusan terakhir yang diawali dari rasa benci, dendam dan iri hati.

Kalau kita secara kritis meneliti pikiran dan perasaan yang memenuhi batin kita, mungkin kita akan merasa ngeri. Ternyata begitu sering kita memillih kematian bukan kehidupan, memilih kutuk, bukan berkat. Iri hati, marah, dendam, nafsu, serakah, benci dan perasaan-perasaan sejenis itu ternyata menyelimuti kehidupan batin kita. Sering kali kita membiarkan semua perasaan itu tinggal dalam hati kita dan merusak pribadi kita.

Tetapi, Allah menghendaki kita untuk memilih kehidupan dan berkat. Untuk itu hal penting yang perlu dilakukan adalah sungguh-sungguh berusaha agar kekuatan hidup menguasai pikiran dan perasaan kita, dan sekaligus mewaspadai kekuatan maut yang menyusup dan berusaha memengaruhi batin kita. Tindakan seperti ini tidak selalu dapat dikerjakan sendiri. Kita perlu orang lain untuk mendampingi agar kita memilih kehidupan dan bukan kematian.

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Serupa Dengan-Nya
    Yohanes 15: 1-8
    Apa yang akan kita katakan ketika seseorang bertanya kepada kita, “Siapakah Anda?” Pertanyaan ini sederhana namun setiap orang bisa...
  • Akukah Domba Yang Baik?
    Saudara, sepenggal kisah dari Yohanes 10:11-18 menceritakan suatu hubungan antara gembala dengan domba yang digembalakan. Yesus adalah sang Gembala...
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...