Membuat Jebakan

Matius 22:15-22

Belum ada komentar 77 Views

“Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” (Mat. 22:21)

Teks Matius 22:21 sering digunakan sebagai dasar etis panggilan umat percaya kepada Allah dan negara. Namun, jawaban Yesus tersebut sebenarnya lahir dari upaya orang-orang Farisi untuk menjerat Dia. Mereka ingin agar Yesus memberi jawaban yang menolak kewajiban membayar pajak kepada kaisar.

Seandainya Yesus menjawab tidak wajib membayar pajak kepada kaisar, mereka memiliki dasar untuk menjatuhkan Dia. Yesus akan dianggap sebagai pemberontak. Yesus akan dituduh melawan otoritas kekaisaran Romawi. Namun, seandainya Yesus hanya menjawab wajib membayar kepada kaisar Romawi saja, maka Yesus akan dituduh sebagai orang yang melanggar hukum Taurat. Di Matius 22:18 dinyatakan bahwa Yesus mengetahui kejahatan hati mereka. Orang-orang Farisi itu disebut sebagai orang-orang munafik yang mencobai Dia. Kata “mencobai” mengingatkan kita akan tindakan atau upaya Iblis saat Yesus berpuasa di padang gurun.

Yesus menyadari motif utama orang-orang Farisi, yaitu ingin menjatuhkan Dia. Dengan cerdik Yesus membongkar kelicikan mereka seraya memberi jawaban yang telak dan bijaksana. Kita diingatkan akan nasihat Kristus agar tulus seperti merpati dan cerdik seperti ular (Mat. 10:16). Ketulusan harus dibarengi dengan sikap waspada dan cerdik. Di pihak lain sangat berbahaya apabila kita cerdik, tetapi tidak tulus. Jadi, bagaimana sikap kita di tengah-tengah jebakan: Apakah mampu mengedukasi sekaligus memberi pencerahan? [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Roh Kudus berilah hikmat dan pengertian-Mu sehingga kami tidak masuk ke dalam jebakan. Sebaliknya, kami dapat memberi pencerahan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 45:1-7; Mzm. 96: 1-9, (10-13); 1Tes. 1:1-10; Mat. 22:15-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...